Habib Idrus Kritisi Penanganan Banjir Periuk Tangerang, Tidak Pernah Sentuh Akar Masalah
Rabu, 8 April 2026 | 14:57
Masalah banjir yang tak kunjung usai di Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, memicu kritik pedas dari Senayan.
TANGERANGNEWS.com-Kuliah Kerja Nyata Universitas Muhammadiyah Tangerang (KKN UMT) melaksanakan berbagai kegiatan dan penyuluhan terkait kesehatan masyarakat, di Kelurahan Kunciran Jaya, RT 05/06, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.
Salah satu kegiatan mingguan yang dilakukan yaitu mengadakan edukasi sikat gigi ceria pada anak-anak, Minggu, 04 September 2022.
Dewan Pembimbing Lapangan (DPL) KKN UMT di Kelurahan Kunciran Jaya Korry El Yana mengatakan, sikat gigi ceria merupakan salah satu program yang dilakukan oleh mahasiswa KKN, untuk mengedukasi anak-anak agar lebih memperhatikan kesehatan giginya.
Menurutnya, ternyata kesehatan gigi adalah awal kesehatan seluruh tubuh. Di dalam mulut, terdapat banyak bakteri yang bisa mempengaruhi organ-organ lain di dalam tubuh.
"Tanpa perawatan gigi dan mulut yang baik, bisa jadi terdapat bakteri buruk yang kemudian masuk ke dalam organ pencernaan dan menimbulkan berbagai macam penyakit," ujarnya.

Alan, Ketua Pelaksana KKN Kunciran Jaya mengatakan, dengan edukasi ini ia berharap agar anak-anak serta masyarakat setempat lebih peduli lagi terhadap kesehatan.
"Adanya program KKN Kunciran Jaya ini diharapkan juga dapat memberikan banyak manfaat bagi masyarakat," katanya.
KKN UMT memiliki berbagai program kerja, seperti kegiatan bimbingan belajar, belajar mengaji, membantu program pertanian serta penyuluhan percepatan penurunan stunting di Kota Tangerang. Program ini ternyata mendapat respon yang positif dan antusiasme dari masyarakat
"Kami sangat senang dengan adanya kelompok KKN di Kunciran Jaya ini seperti adanya bimbel, mengaji serta kegiatan - kegiatan positif lainnya, semoga program KKN ini terus berlanjut, karena sangat membantu masyarakat," kata Dewi, salah satu warga Kunciran Jaya.
Masalah banjir yang tak kunjung usai di Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, memicu kritik pedas dari Senayan.
TODAY TAGCuaca ekstrem yang melanda kawasan Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang pada Senin, 6 April 2026, memicu kerusakan infrastruktur di Terminal 3.
Libur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.
Hujan deras yang menguyur wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyebabkan longsor di Jalan Ciater–Rawa Macek, RW 03, Kelurahan Ciater, Kecamatan Serpong.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews