VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan
Senin, 21 September 2026 | 17:09
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.
TANGERANGNEWS.com-Kenaikan BBM yang resmi ditetapkan pemerintah pada 3 September 2022 berdampak pada berbagai sektor, salah satunya transportasi bus antar kota antar provinsi. Seperti yang terjadi di Terminal Poris Plawad, Kelurahan Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.
Alfarizi, petugas loket Perusahaan Otobus (PO) Sinar Jaya mengatakan, kenaikan BBM tersebut memang sangat berdampak terutama pada harga tiket. Pihaknya terpaksa harus ikut menaikkan tarif mengikuti kebijakan perusahaan.
"Kenaikannya dari harga Rp100 ribu, sekarang menjadi Rp120 ribu," katanya kepada TangerangNews, Senin, 5 September 2022.
Menurutnya, kenaikan harga tiket ini menyesuaikan dengan konsumsi BBM berdasarkan perhitungan jarak yang ditempuh. Tentunya akan bertambah dibandingkan ketika BBM belum mengalami kenaikan.
Alfarizi menuturkan, pihaknya telah melakukan sosialisasi terhadap para penumpang terkait kenaikan harga tersebut agar mereka dapat menyiapkan ongkos pembayaran terlebih dahulu.
"Meskipun belum secara optimal diketahui seluruh penumpang," katanya.
Sementara itu, Okta, penumpang menuju Padang, Sumatera Barat, mengaku kaget ketika mengetahui harga tiket bus ikut naik. Ia pun mengeluhkan adanya kenaikan dari tiket bus sebesar Rp20 ribu, karena dapat memberatkan masyarakat.
"Sangat tidak setuju, merugikan rakyat kecil. Kenaikan sedikit saja bisa berpengaruh, apalagi sampai Rp20 ribu,"pungkasnya.
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Jenazah Surakman, 60, salah satu Anak Buah Kapal (ABK) KM Arupadhatu 1 yang dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda, dijadwalkan diterbangkan dari Bengkulu menuju di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, pada Kamis 24 September 2026.
Daratan baru seluas sekitar 30,3 hektare muncul di antara Pulau Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sertung, Lampung Selatan. Kemunculan daratan tersebut berasal dari material vulkanik yang terakumulasi selama aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews