Pindah Rumah Belum Tentu Harus Ganti KTP dan KK, Ini Penjelasannya
Senin, 27 Juli 2026 | 14:28
Masyarakat yang berpindah tempat tinggal belum tentu wajib mengganti alamat pada Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) maupun Kartu Keluarga (KK).
TANGERANGNEWS.com-Kenaikan BBM yang resmi ditetapkan pemerintah pada 3 September 2022 berdampak pada berbagai sektor, salah satunya transportasi bus antar kota antar provinsi. Seperti yang terjadi di Terminal Poris Plawad, Kelurahan Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.
Alfarizi, petugas loket Perusahaan Otobus (PO) Sinar Jaya mengatakan, kenaikan BBM tersebut memang sangat berdampak terutama pada harga tiket. Pihaknya terpaksa harus ikut menaikkan tarif mengikuti kebijakan perusahaan.
"Kenaikannya dari harga Rp100 ribu, sekarang menjadi Rp120 ribu," katanya kepada TangerangNews, Senin, 5 September 2022.
Menurutnya, kenaikan harga tiket ini menyesuaikan dengan konsumsi BBM berdasarkan perhitungan jarak yang ditempuh. Tentunya akan bertambah dibandingkan ketika BBM belum mengalami kenaikan.
Alfarizi menuturkan, pihaknya telah melakukan sosialisasi terhadap para penumpang terkait kenaikan harga tersebut agar mereka dapat menyiapkan ongkos pembayaran terlebih dahulu.
"Meskipun belum secara optimal diketahui seluruh penumpang," katanya.
Sementara itu, Okta, penumpang menuju Padang, Sumatera Barat, mengaku kaget ketika mengetahui harga tiket bus ikut naik. Ia pun mengeluhkan adanya kenaikan dari tiket bus sebesar Rp20 ribu, karena dapat memberatkan masyarakat.
"Sangat tidak setuju, merugikan rakyat kecil. Kenaikan sedikit saja bisa berpengaruh, apalagi sampai Rp20 ribu,"pungkasnya.
TODAY TAGMasyarakat yang berpindah tempat tinggal belum tentu wajib mengganti alamat pada Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) maupun Kartu Keluarga (KK).
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang serius menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten 2026 yang akan berlangsung di Kota Tangerang Selatan.
Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi terkait kebijakan kuota internet yang hangus.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews