Connect With Us

Dampak Kenaikan BBM, Harga Tiket Bus Antar Provinsi di Tangerang Melonjak

Fahrul Dwi Putra | Senin, 5 September 2022 | 10:41

Penumpang bus di Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang, Senin 5 September 2022. (@TangerangNews / Fahrul Dwi Putra)

TANGERANGNEWS.com-Kenaikan BBM yang resmi ditetapkan pemerintah pada 3 September 2022 berdampak pada berbagai sektor, salah satunya transportasi bus antar kota antar provinsi. Seperti yang terjadi di Terminal Poris Plawad, Kelurahan Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.

Alfarizi, petugas loket Perusahaan Otobus (PO) Sinar Jaya mengatakan, kenaikan BBM tersebut memang sangat berdampak terutama pada harga tiket. Pihaknya terpaksa harus ikut menaikkan tarif mengikuti kebijakan perusahaan.

"Kenaikannya dari harga Rp100 ribu, sekarang menjadi Rp120 ribu," katanya kepada TangerangNews, Senin, 5 September 2022.

Menurutnya, kenaikan harga tiket ini menyesuaikan dengan konsumsi BBM berdasarkan perhitungan jarak yang ditempuh. Tentunya akan bertambah dibandingkan ketika BBM belum mengalami kenaikan.

Alfarizi menuturkan, pihaknya telah melakukan sosialisasi terhadap para penumpang terkait kenaikan harga tersebut agar mereka dapat menyiapkan ongkos pembayaran terlebih dahulu.

"Meskipun belum secara optimal diketahui seluruh penumpang," katanya.

Sementara itu, Okta, penumpang menuju Padang, Sumatera Barat, mengaku kaget ketika mengetahui harga tiket bus ikut naik. Ia pun mengeluhkan adanya kenaikan dari tiket bus sebesar Rp20 ribu, karena dapat memberatkan masyarakat.

"Sangat tidak setuju, merugikan rakyat kecil. Kenaikan sedikit saja bisa berpengaruh, apalagi sampai Rp20 ribu,"pungkasnya.

WISATA
Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara

Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:46

Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

NASIONAL
IDI Nilai Komentar Nirempati Oknum Nakes ke Yurizal Pasien BPJS karena Dipicu Burnout

IDI Nilai Komentar Nirempati Oknum Nakes ke Yurizal Pasien BPJS karena Dipicu Burnout

Rabu, 5 Agustus 2026 | 14:41

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menanggapi munculnya komentar yang dinilai tidak berempati dari sejumlah akun yang mengaku sebagai tenaga kesehatan terhadap pasien BPJS Kesehatan bernama Yurizal Tri Chaerawan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill