Pemuda di Kosambi Ditangkap Edarkan 1.918 Obat Keras Ilegal
Kamis, 6 Agustus 2026 | 13:42
1.918 butir obat keras jenis Tramadol dan Hexymer dalam operasi yang dilakukan di wilayah Kosambi, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Taman Pramuka di Jalan Daan Mogot, Kota Tangerang, kondisi tidak terawat. Fasilitas di dalamnya sudah rusak seperti jembatan terlihat keropos.
"Ini kalau sampai ada korban anak-anak sangat memprihatinkan. Jembatan ini menghubungkan jurang cukup tinggi," kata Sanusi, pengunjung Taman Pramuka, Jumat 16 September 2022.
Menurut Sanusi, hampir saja anaknya yang asyik bermain dan menikmati Taman Pramuka tersebut terperosok, lantaran tidak mengetahui jembatan di taman itu sudah keropos dan terdapat lubang menganga.
"Kalau ada anak terjatuh karena jembatan amblas bisa membahayakan dan bahkan kehilangan nyawa," jelasnya.
Para pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang diketahui sedang mengembangkan Pramuka dengan menggelar berbagai perlombaan dan kegiatan lainnya. Namun, fasilitas Taman Pramuka malah tidak terawat.
Sanusi mengapresiasi para pejabat Pemkot Tangerang untuk mengembangkan Pramuka dengan berbagai lomba dan kegiatan lainnya.
"Hanya saja, di tengah semangat pejabat tersebut masih ada saja yang abai terhadap nama baik Pramuka itu sendiri," cetusnya.
Sanusi berharap, pejabat Pemkot Tangang tidak hanya mementingkan banyak prestasi. Namun, mampu merawat apa yang menjadi simbol kebanggaan khususnya dunia Pramuka.
"Semoga jadi perhatian," kata warga yang tinggal di Kecamatan Larangan ini.
1.918 butir obat keras jenis Tramadol dan Hexymer dalam operasi yang dilakukan di wilayah Kosambi, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGCiputra Group melakukan langkah besar dalam transisi energi hijau dengan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di salah satu pusat perbelanjaan unggulannya, Mall Ciputra Tangerang.
Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menanggapi munculnya komentar yang dinilai tidak berempati dari sejumlah akun yang mengaku sebagai tenaga kesehatan terhadap pasien BPJS Kesehatan bernama Yurizal Tri Chaerawan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews