Momentum HUT ke-9, IFBEC DPD Banten Dorong Kolaborasi Industri Hospitality dan UMKM
Sabtu, 15 Agustus 2026 | 12:45
Momentum HUT ke-9, IFBEC DPD Banten Dorong Kolaborasi Industri Hospitality dan UMKM
TANGERANGNEWS.com-Pemkot Tangerang memang keren, ternyata banyak sekali taman di Kota Tangerang. Salah satunya yang mungkin sebagain besar tidak tahu yakni Taman Pramuka. Terletak di Jalan Daan Mogot, Sukaasih, Kecamatan Tangerang, RT 1/3, Sukaasih, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang.
Taman Pramuka bisa jadi tempat rekreasi murah di Tangerang. Sekedar ingin istirahat di hutan kota atau mengadakan acara outdoor yang tidak terlalu banyak orang pun sepertinya bisa. Namun, memang masih jarang yang datang ke taman ini.

“Saya datang kesini dengan keluarga saya, karena banyak fasilitas yang bisa di pakai disini. Anak saya sih lumayan hibur diri dan anak,” ujar Jali salah satu pengunjung.
Taman Pramuka memiliki berbagai fasilitas, yaitu fasilitas untuk anak-anak mulai dari ayunan, perosotan, rumah-rumahan, serta kuda-kudaan.

Orang tua bersama anak bisa datang berkunjung ke sini. Anak-anak bisa bermain dengan fasilitas yang tersedia, orang tua bisa menemani atau duduk santai di dalam taman.
Sang orang tua bisa juga manfaatkan injak batu koral refleksi yang telah tersedia di sana. Fungsinya tentu untuk kesehatan melancarkan peredaran darah.

Baca Juga :
Tersedia juga loh saung untuk istirahat atau duduk santai.
Jadi kalau lagi hujan bisa berteduh. Lumayan tidak basah karena hujan.

Oh ya, taman ini dilengkapi juga dengan Musala dan Toilet umum. Jadi bagi yang beramaga Muslim enak deh, tidak perlu khawatir untuk tetap mendekati sang khalik. (RED/RAC)
Momentum HUT ke-9, IFBEC DPD Banten Dorong Kolaborasi Industri Hospitality dan UMKM
TODAY TAGPemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews