Connect With Us

Angkot Si Benteng Tambah Rute Trayek ke Cibodas Tangerang Oktober 2022

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 28 September 2022 | 17:30

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat Sosialisasi Kebijakan di Bidang Perhubungan Dalam Rangka Pengembangan Rute Angkutan Penumpang (Feeder), di Aula Kecamatan Cibodas, Selasa 27 September 2022. (@TangerangNews / Website tangerangkota.go.id)

TANGERANGNEWS.com-Angkot Si Benteng akan menambah rute trayek baru di Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang. Rute ini ditargetkan dibuka pada Oktober 2022.

Adapun kode trayek AP. 1i ini rutenya adalah Jl. Kavling Perkebunan Raya (Masjid At-Taqwa) - Jl. Betet Raya - Jl. Baru (Rusunawa) - Jl. Baru (Bursa Mobil Karawaci) - Pom Shell Palem Semi - Jl. Imam Bonjol - Jl. Taman Cisadane (Kelurahan Panunggangan Barat) -Jl. Imam Bonjol (RS Sari Asih) – Jl. Merdeka (RS Melati).

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah rute baru ini menambah trayek angkot Si Benteng yang sebelumnya sudah ada 8, dengan jumlah kendaraan sebanyak 9 unit di masing - masing koridor.

Menurutnya, penambahan trayek dan peningkatan pelayan moda transportasi umum merupakan salah satu solusi untuk mengimbangi pertumbuhan infrastruktur serta kebutuhan masyarakat.

"Kami terus berusaha memberikan jalur integrasi yang juga dilewati oleh angkutan lainnya, guna mengakomodir kebutuhan masyarakat dalam bertransportasi," terang Arief saat Sosialisasi Kebijakan di Bidang Perhubungan Dalam Rangka Pengembangan Rute Angkutan Penumpang (Feeder), di Aula Kecamatan Cibodas, Selasa 27 September 2022.

Arief menambahkan Si Benteng hadir menawarkan kenyamanan bagi penumpang dan juga diharapkan bisa menjadi solusi dalam mengatasi kemacetan.

Ia pun mengajak masyarakat Kota Tangerang untuk naik transportasi umum, dengan memanfaatkan fasilitas yang diberikan Pemkot.

"Angkutan umum Kota Tangerang kita dorong untuk memberikan kenyamanan dan tepat waktu, jadi kalau ada Bus Tayo atau Si Benteng yang ngetem, warga tegur saja karena memang mereka tidak diperbolehkan ngetem," tegas Arief.

Selain itu, Arief juga berharap kepada para peserta sosialisasi yang terdiri dari ketua RT/RW, tokoh masyarakat dan juga para pelajar untuk, bisa memberikan informasi kepada warga di lingkungannya terhadap kemudahan - kemudahan transportasi di Kota Tangerang.

"Dengan sosialisasi ini bapak ibu dan adik-adik diharapkan bisa paham rute - rute transportasi angkutan umum yang kita miliki beserta manfaatnya," harapnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Wahyudi Iskandar menjelaskan rute baru ini ditargetkan  akan beroperasi pada pertengahan Bulan Oktober 2022, setelah program sosialisasi kepada masyarakat selesai.

Pengembangan rute angkutan pengumpan (feeder) ini nantinya akan meningkatkan kemudahan dalam pergerakan masyarakat yang akan berpergian ke kantor, sekolah dan urusan sosial lainnya.

"Karena terintegrasinya layanan antara angkutan feeder dengan BRT Trans Kota Tangerang Koridor 1 dan 2 juga dengan Trans Jakarta," ungkapnya.

SPORT
Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Senin, 20 Juli 2026 | 07:04

Spanyol berhasil merebut trofi Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di New Jersey, Amerika Serikat, Senin, 20 Juli 2026, dini hari WIB.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

PROPERTI
Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Kamis, 30 Juli 2026 | 19:54

Besarnya arus kendaraan di suatu kawasan dinilai tidak lagi menjadi satu-satunya tolok ukur utama bagi pelaku usaha ritel dalam menentukan lokasi ekspansi bisnis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill