Connect With Us

Tarif Angkot Kota Tangerang Resmi Naik 17 Persen

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 6 September 2022 | 11:24

Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Tangerang Faisal Lubis (@TangerangNews / Fahrul Dwi Putra)

TANGERANGNEWS.com-Tarif angkot di wilayah Kota Tangerang akan mengalami kenaikan sebesar 17 persen untuk menyesuaikan lonjakan harga BBM.

Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Tangerang Faisal Lubis menjelaskan, tarif tersebut berdasarkan kajian yang dibuat Organda DKI Jakarta. Lalu disepakati kenaikan berada dikisaran 12,5 persen sampai 17,5 persen untuk wilayah Jabodetabek.

Sedangkan di Kota Tangerang, pihaknya telah sepakat bersama pemerintah daerah setempat akan menaikkan di angka 17 persen. 

"Asumsinya tarif di Kota Tangerang itu sekitar Rp6 ribu dengan kisaran rute 16 Kilometer. Jadi kita naikkan dari Rp6 ribu menjadi Rp7 ribu," jelas Faisal ketika ditemui di kediamannya Kelurahan Nusa Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Selasa, 6 September 2022.

Kenaikan tarif tersebut untuk rute jarak jauh, sementara untuk rute dekat dapat menyesuaikan di lapangan. "Misalnya hanya geser sedikit dari tempat awal itu bisa ditambah Rp5 ratus, situasional saja," imbuhnya

Menurut Faisal, kenaikan tarif tersebut telah diperhitungkan dan dirumuskan sesuai dengan kenaikan BBM, beserta suku cadang dan gaji karyawan sehingga disepakati angka 17 persen.

Adapun kenaikan tarif tersebut telah ditandatangani Organda bersama Dinas Perhubungan Kota Tangerang dan akan mulai diterapkan dalam waktu satu atau dua hari ke depan pada pekan ini.

"Saat ini tengah menunggu Surat Keputusan atau Peraturan Wali Kota yang akan dikeluarkan dalam waktu dekat," jelasnya.

Sementara itu, menyikapi penggratisan Bus Rapid Transit (BRT) dan angkot Si Benteng oleh Pemerintah Kota Tangerang, Faisal mengapresiasi upaya tersebut. Hal itu merupakan bentuk kepedulian Pemkot untuk mengurangi beban masyarakat.  

"Barangkali itu bisa menjadi alternatif pilihan bagi masyarakat yang ingin mengirit dengan adanya pilihan angkutan gratis untuk jarak-jarak yang lebih dekat," pungkasnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill