Tangcity Mall Rayakan Hari Jadi ke-15 Lewat Perayaan 1n5pirations dan Gebyar Promo Belanja
Senin, 3 Agustus 2026 | 19:04
Memasuki usianya yang ke-15 tahun, Tangcity Mall menghadirkan beragam acara menarik mulai dari hiburan hingga promo belanja.
TANGERANGNEWS.com-Gambang kromong ditetapkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi sebagai warisan budaya tak benda (WBTB) asal Kota Tangerang pada Jumat, 30 September 2022.
Gambang kromong merupakan orkes tradisional Betawi yang di dalamnya banyak dipengaruhi kebudayaan Cina. Awalnya, gambang kromong muncul dan populer di kalangan masyarakat peranakan Cina dan Betawi yang berada di Batavia dan sekitar daerah pinggiran Tangerang atau yang dikenal dengan sebutan Cina Benteng.
Saat pertama kali muncul, kesenian ini awalnya hanya bernama gambang. Kemudian. sejak awal abad ke-20 namanya menjadi gambang kromong, lantaran penambahan instrumen baru berupa kromong tersebut. Hal itu diprakasai oleh Nie Hoe Kong.
Adapun alat musik gambang kromong antara lain, Gambang, Kromong, Kongahyan, Tehyan, Sukong, Ningnong, Jutao, Kecrek, Suling/Basing, Gendang, Kempul, dan Gong.
Unsur perpaduan dari kebudayaan Cina tersebut dapat dilihat pada instrumen gesek dan tiup dari Cina, instrumen Gendang dari Sunda, dan instrumen Gambang, Kromong, Kempul, Kecrek serta Gong dari Jawa.
Baca juga:
Silat Beksi Ditetapkan Jadi Warisan Budaya Kota Tangerang, Begini Sejarahnya
Bacang Ditetapkan Jadi Warisan Budaya dari Kota Tangerang
Dahulu gambang kromong digunakan untuk membawakan lagu-lagu Cina, sehingga hanya dinikmati oleh kaum Cina Benteng. Hal ini kemudian disebut dengan gambang kromong jenis tempo dulu.
Kemudian memasuki jenis gambang kromong modern, ditandai dengan mulai digunakan untuk mengiringi teater Lenong dan lagu yang dibawakan juga dipadukan dengan budaya Arab dan Barat yang terlihat dari rebab dan gitar.
Seiring perkembangannnya, masyarakat Betawi menjadikan gambang kromong sebagai sarana penyemarak dalam upacara adat seperti perkawinan, nazar, dan sunatan serta hiburan khas Betawi lainnya.
Gambang kromong semakin populer ketika seniman asal Betawi, Benyamin Sueb memperkenalkan dan mengangkat kesenian gambang kromong dengan memadukan musik luar seperti Rock dan Blues yang sedang beken pada saat itu.
Tidak hanya memadukan dengan musik luar, Benyamin juga memasukan alat musik modern seperti organ, gitar listrik dan bass ke dalam musik Gambang Kromong.
Lagu-lagu yang dimainkan oleh musik gambang kromong cenderung bersifat gembira dan penuh humor dengan pantun.
Ada tiga jenis lagu yang sering dibawakan oleh musik Gambang Kromong yaitu lagu pobin, lagu dalem dan lagu sayur.
Lagu pobin yaitu lagu klasik dari gambang kromong yang hanya berisikan instrumental dan ada pula yang memakai syair, contoh lagu pobin yang hanya instrumentalia saja yakni Pobin Kong Ji Liok, sementara lagu pobin yang memiliki syair yakni Pobin Mas Nona
Lagu dalem lebih cenderung kepada syair dan pantun, misalnya Tanjung Burung, Kampung Melayu atau Jali-jali Kacang Buncis. Selain itu, untuk lagu gambang kromong jenis lagu sayur di mana lagu ini merupakan lagu modern yang ada dalam orkes gambang kromong.
Lagu ini diawali dengan pantun yang menjadi ciri khas musik pembukanya dan syair yang terdapat di lirik lagunya tidak baku seperti Kincir-kincir, Ondel-ondel, Jali-jali dan Surilang.
Memasuki usianya yang ke-15 tahun, Tangcity Mall menghadirkan beragam acara menarik mulai dari hiburan hingga promo belanja.
TODAY TAGCiputra Group melakukan langkah besar dalam transisi energi hijau dengan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di salah satu pusat perbelanjaan unggulannya, Mall Ciputra Tangerang.
Ajang kompetisi sepak bola usia dini bertajuk Rajawali Junior League (RJL) 2026 siap digulirkan oleh RTV pada 29–30 Agustus 2026 di Sport Center Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.
Besarnya arus kendaraan di suatu kawasan dinilai tidak lagi menjadi satu-satunya tolok ukur utama bagi pelaku usaha ritel dalam menentukan lokasi ekspansi bisnis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews