Connect With Us

Awalnya Cuma Perkampungan Biasa, Begini Sejarah Pasar Lama Tangerang

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 20 Oktober 2022 | 14:23

Foto Pasar Lama Tangerang tempo dulu. (@TangerangNews / gotravelly.com)

TANGERANGNEWS.com-Pasar Lama merupakan salah satu ikon dari Kota Tangerang, sekaligus menjadi nadi perekonomiannya. Kawasan yang berada di Jalan Kisamaun, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang ini telah terkenal ke berbagai daerah dengan pesona kuliner di dalamnya.

Meski menjadi ikon, Pasar Lama tak luput dari permasalahan seperti kerap adanya pungli, pengamen sampai aksi copet, sehingga Pemerintah Kota Tangerang beberapa kali melakukan penataan terhadap kawasan tersebut.

Langkah tersebut dilakukan agar pengunjung Pasar Lama tetap merasa nyaman dan makin bertambah lagi pengunjungnya, sehingga fungsinya sebagai tempat wisata yang ikut menggerakkan roda perekonomian tetap terjaga.

Namun, sebelum terkenal seperti sekarang, dulunya Pasar Lama hanyalah sebuah perkampungan biasa. Hal tersebut diungkapkan oleh seorang pemandu bernama Martin seperti yang dilansir dari kompas.com, Kamis 20 Oktober 2022.

Berbicara mengenai sejarah dari Pasar Lama, erat kaitannya dengan keberadaan masyarakat Tionghoa di Tangerang atau yang terkenal dengan sebutan Cina Benteng.

Martin mengungkapkan masyarakat Cina Benteng tersebut ditelusuri berasal dari pelayaran Laksaman Cheng Ho, yakni seorang penjelajah asal negeri Cina yang sempat melewati Tanah Jawa.

Kemudian sekitar 1407 Cheng Ho mengutus anak buahnya Tjen Tjie Lung untuk mendarat di Teluknaga yang kini bagian dari Kabupaten Tangerang.

Lalu, Rombongan Tjen Tjie Lung bermukim di sekitar daerah tersebut, dan berkembang semakin banyak. Selain itu, mereka bercampur dengan masyarakat di sana, dan kawin dengan penduduk setempat.

Kelompok masyarakat Cina Benteng tersebut makin berkembang dan mendirikan lebih banyak perkampungan di sekitar Tangerang seperti kawasan Pasar Baru dan Pasar Lama.

Menurut penuturan Martin, dahulu kawasan Pasar Lama hanya tampak seperti perkampungan biasa dan sama sekali berbeda dengan apa yang terlihat seperti saat ini. Meski begitu, aktivitas perdagangan di kawasan tersebut telah ada sejak dahulu.

Aktivitas perdagangan tersebut adalah kultur dari masyarakat keturunan Tionghoa yang suka berdagang. Namun, mereka hanya membuka toko-toko kelontong dan menjual beberapa makanan serta barang-barang lain dari rumah mereka masing-masing. Tidak dalam bentuk lapak seperti yang terlihat di Pasar Lama saat ini.

BANDARA
Amankan Akses Vital Bandara Soetta, Menko AHY Minta Penanganan Banjir di Kali Prancis Jadi Prioritas

Amankan Akses Vital Bandara Soetta, Menko AHY Minta Penanganan Banjir di Kali Prancis Jadi Prioritas

Jumat, 6 November 2026 | 23:32

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meninjau langsung langkah pencegahan banjir dan penanganan pendangkalan di kawasan Kali Perancis, Kota Tangerang

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

TANGSEL
Pura-pura Tanya Kontrakan, 2 Maling Gasak Vario Warga Pamulang untuk Judol dan Miras

Pura-pura Tanya Kontrakan, 2 Maling Gasak Vario Warga Pamulang untuk Judol dan Miras

Sabtu, 7 November 2026 | 17:46

Seorang pria berinisial J.R.A, 32, menggasak sepeda motor Honda Vario di kawasan Jalan Kemuning 3, Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Mirisnya, hasil curian digunakan untuk main judi online (judol)

SPORT
Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Rabu, 4 November 2026 | 19:08

Puluhan pelatih cabang olahraga (Cabor) panahan berkuda atau horseback archery yang berasal dari 38 Provinsi di Indonesia mendapatkan training camp dari pelatih kepala Némethy Horseback Archery Academy di Hungaria, Christoph Némethy.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill