Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya
Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36
Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
TANGERANGNEWS.com-Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Kota Tangerang optimis bisa meraih juara umum dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Banten yang akan digelar pada 20 November 2022 di Kota Tangerang.
Adapun untuk meraih hasil terbaik dalam ajang bergengsi tersebut, atlet-atlet PDBI Kota Tangerang pun memaksimalkan pelatihan.
Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) PDBI Kota Tangerang, Dicky Saldi mengatakan, meskipun jadwal latihan cukup padat, pelatih tidak ingin membebani para atlet, agar kondisi kesehatan mereka tetap terjaga.
“PDBI ini unik, lebih ke fisik. Jadi, kita enggak bisa paksain mereka. Kalau PDBI sudah mendapatkan 25 medali harus dilombain,” ujarnya saat ditemui TangerangNews di Stadion Benteng Reborn Kota Tangerang, Jumat, 21 Oktober 2022.
Dicky mengatakan, merupakan hal yang wajar jika saat berlatih ada beberapa anak didiknya yang masih harus menyesuaikan tempo.
“Secara individunya, mereka siap. Ketika digabungin beregu, masih belum siap. Karena ini sudah mendekati lomba justru gak boleh digeber rusak nanti motoriknya,” tambahnya.
Baca juga: Arief Desak Kontraktor Kebut Pembangunan Venue Porprov VI Banten
Target sebagai tuan rumah, Kota Tangerang bertekad menjadi juara umum cabang olahraga drum band dalam pesta Porprov VI Banten tersebut.
Dicky mengaku pihaknya ingin membentuk PDBI lebih baik lagi. "Kami ingin membawa pengaruh terhadap PDBI Kota Tangerang yang belum pernah berhasil dalam perlombaan tingkat Banten," ucapnya.
Pelatih PDBI Kota Tangerang, Okiyana Adegianto yang pada tahun ini baru bergabung PDBI Kota Tangerang dan langsung diberi kepercayaan untuk melatih atlet menjelang digelarnya lomba Porprov VI Banten.
Informasi dari pelatih, perlombaan cabor drum band Porprov Banten 2022 akan dilangsungkan di Stadion Benteng Reborn Kota Tangerang.
Ia menyebut, PDBI Kota Tangerang akan dipertemukan dengan PDBI Kabupaten Tangerang, Tangerang Selatan, Cilegon dan Serang.
Lagu yang akan dibawakan tim PDBI Kota Tangerang antara lain, lagu wajib mars KONI dan PDBI, lagu variasi dari Sabang sampai Merauke dan beberapa lagu melayu saat unjuk gelar. Ditambah ada empat mata lomba, antara lain LBJP, LKKB, LBB dan LUG.
Lihat juga: Pedagang Keluhkan Tak Bisa Berjualan saat Porprov VI Banten di GOR Karawaci Tangerang
“Saya basic di marching band, pelaksanaan lombanya beda (dengan PDBI) dan ketentuannya enggak lebih banyak seperti PDBI yang semi militer, penampilan lebih dominan fisik daripada musiknya,” ungkap Oki.
Dia mengatakan sebagai orang musik, atlet PDBI sangat luar biasa dan bisa dibilang bertalenta. Sebab mereka diajarkan dapat memainkan lebih dari satu alat musik.
“Dari SMP saya sudah menuntut ilmu di drum band dari tahun 2011 sampai 2018,” tambahnya.
Baca juga: Panjat Tebing Tangsel Targetkan 8 Medali Emas di Porprov Banten, Benyamin Yakin Bisa Lebih
Oki berharap, PDBI Kota Tangerang bisa lebih dikenal dan meningkatkan performa, sehingga bisa mengukuti kejuaraan tingkat nasional.
Semua pengurus, pembina dan pelatih ingin memberikan yang terbaik untuk PDBI dan harus satu persepsi. Sebab, para penonton di Porprov VI Banten tidak melihat proses latihan, akan tetapi melihat penampilan secara langsung.
Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
TODAY TAGPemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menempatkan tong komposter di sejumlah pasar tradisional guna mengurangi penumpukan sampah organik seperti sisa sayur dan buah.
Hujan deras yang disertai angin kencang melanda wilayah Kota Tangerang menyebabkan sebuah pohon glodokan tiang tumbang di halaman Masjid Al-Munibin, Perumahan Ciledug Indah 2, Jalan Banda Aceh, Kelurahan Pedurenan, Kecamatan Karang Tengah
Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews