Connect With Us

Hadir di Kota Tangerang, LAN Siap Perangi Narkoba

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 23 Oktober 2022 | 15:37

Ketua Lembaga Anti Narkotika (LAN) Kota Tangerang periode 2022-2027 Helmi Halim saat memberikan keterangan pers usai musyawarah daerah di Gedung MUI Kota Tangerang, Minggu, 23 Oktober 2022. (Achmad Irfan Fauzi / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Pengurus Lembaga Anti Narkotika (LAN) Kota Tangerang periode 2022-2027 kini siap melakukan kerja-kerja organisasi untuk memerangi narkoba.

Kepengurusan baru tersebut telah menyelenggarakan musyawarah daerah di Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang, Minggu 23 Oktober 2022.

Dalam musyawarah daerah tersebut, terpilih Helmi Halim sebagai Ketua LAN Kota Tangerang secara aklamasi.

"Hari ini adalah sidang pemilihan sekaligus penetapan ketua LAN Kota Tangerang dan pengukuhannya. Insyaallah perjalanannya akan lebih baik," ujar Ibrahim Saehaia, Ketua Umum LAN.

Menurut Ibrahim, LAN fokus pada tiga program utama, antara lain pencegahan, rehabilitasi, dan pengamanan dari peredaran narkotika.

"Pencegahan kepada anak-anak bangsa jangan sampai terkena dengan melakukan penyuluhan di sekolah, kampus, hingga kampung," ungkapnya.

Kemudian pada rehabilitasi mandiri ini satu program yang efektif dan efesien, sehingga tidak perlu padat modal pendidikan di panti rehabilitasi. 

"Cukup menyiapkan SDM pendamping bagi saudara kita yang menjadi korban agar bisa sehat dan bersih narkoba," katanya.

Adapun untuk pengamanannya, katanya, bersinergi dengan aparat negara untuk melakukan siskamling di daerah titik LAN masing-masing. Tentunya hal ini semua akan sangat maksimal dengan struktur masif.

"Mengingat LAN ini sampai tingkat RW. Setiap kecamatan hingga bawah di Kota Tangerang hidup program LAN, tentu akan memangkas peredaran gelap narkoba. Insyaallah akan jadi pilot project untuk kota-kota lain," tuturnya.

Ketua LAN Kota Tangerang terpilih, Helmi Halim menyatakan, pihaknya siap melaksanakan kerja-kerja organisasi terutama dalam hal memerangi peredaran narkotika.

"Kota Tangerang saya lihat di bulan Agustus ada 27 kasus yang ditangani polisi. Dari itu, saya akan sosialisasi sampai tingkat RW untuk bahaya narkoba. Nah hal ini menjadi tanggung jawab bersama," katanya.

Meskipun tren peredaran narkoba di Kota Tangerang menurun, tetapi masih tetap ada membayang-bayangi masyarakat. 


"Untuk pertama, kita mungkin akan konsolidasi internal terlebih dahulu. Bahwa akan dibentuk satgas sampai tingkat RW," jelasnya.

Adapun di Kota Tangerang saja, lanjutnya, ada 3.000 lebih RW. Setiap RW, LAN akan membentuk posko, sehingga pencegahan narkoba akan lebih masif.

"Mungkin jangka panjang seperti hari narkoba internasional di Kota Tangerang akan kita besarkan lagi. Ini juga menjadi tugas kami. Untuk daerah perbatasan dalam hal pencegahan adalah kita akan berkoordinasi dan kerja sama dengan daerah perbatasan," pungkasnya.

TEKNO
Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One

Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One

Senin, 5 Oktober 2026 | 18:54

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KOTA TANGERANG
Suhu Panas di Kota Tangerang Capai 35 Derajat Minggu Ini

Suhu Panas di Kota Tangerang Capai 35 Derajat Minggu Ini

Senin, 12 Oktober 2026 | 15:21

Kota Tangerang masuk kategori Awas dalam Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis Dasarian I Oktober 2026 berdasarkan surat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tertanggal 5 Oktober 2026.

OPINI
Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:25

Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill