Connect With Us

Bunga Bangkai Tumbuh di Pekarangan Rumah jadi Tontonan Warga Pinang Tangerang

Fahrul Dwi Putra | Senin, 7 November 2022 | 12:51

Bunga bangkai tumbuh di pekarangan rumah warga Tangerang menjadi pusat perhatian warga. (Fahrul Dwi Putra / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Bunga Bangkai atau yang bernama latin Amorphophallus titanum biasanya hanya tumbuh di daerah hutan hujan Sumatera.

Namun, kejadian unik dialami seorang warga Kelurahan Neroktog, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, lantaran bungai bangkai ini tumbuh di pekarangan rumahnya.

Tumbuhan dengan ciri khas berbau tidak sedap ini menjadi perhatian warga sekitar. Sekumpulan warga berdatangan silih berganti, karena penasaran ingin melihat secara langsung tumbuhan yang termasuk jenis dilindungi ini seperti tertuang dalam Undang-undang No. 5/1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem (KSDAE) jo.

Bunga bangkai tersebut terlihat sudah mekar cukup sempurna dengan diameter 20 sentimeter (cm) dan tinggi 45 cm.

BACA JUGA: Bunga Bangkai Tumbuh di Pekarangan Rumah Warga Pamulang Bikin Heboh

Pemilik pekarangan rumah, Dessy menceritakan, awalnya ia hanya bermaksud untuk memetik daun pisang di pekarangan rumahnya itu. 

Meski saat itu ia sudah melihat adanya tumbuhan yang berbeda, Dessy hanya acuh lantaran mengira itu hanya kembang kol biasa.

"Tadinya bulat kecil biasa saya kira kembang kol. Malamnya itu hujan besoknya dilihat sudah mekar, padahal saya kira kembang kol biasa," ujar Dessy seperti dikutip dari inews.id, Senin 7 November 2022.

LIHAT JUGA: Jaksa Sahabat Media Kota Tangerang Diluncurkan

Menurut Dessy, ia memperkirakan bunga bangkai itu sudah mekar sejak tiga hari lalu, ketika sore hari aroma tak sedapnya mulai tercium hingga dikerubungi lalat.

Dessy tidak pernah menyangka pekarangan rumahnya tiba-tiba ditumbuhi tumbuhan langka yang dilindungi, ini pun kali pertama baginya melihat secara langsung.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

TANGSEL
Tanggapi Isu Truk Sampah di Bogor, Pemkot Tangsel: Bukan Milik Kami

Tanggapi Isu Truk Sampah di Bogor, Pemkot Tangsel: Bukan Milik Kami

Sabtu, 7 Februari 2026 | 21:37

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) angkat bicara terkait video viral di media sosial yang memperlihatkan aktivitas armada pengangkut sampah di wilayah Bogor, Jawa Barat.

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill