Connect With Us

Warga Ramai Naik Tayo, PT TNG Siapkan Skema Baru

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 22 Desember 2022 | 11:53

Salah satu Bus Rapid Trans Kota Tangerang atau Tangerang Ayo (Tayo) milik Pemerintah Kota Tangerang. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Digratiskannya Bus Rapid Transit (BRT) Tangerang Ayo (Tayo) mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat Kota Tangerang. 

Oleh karena itu, PT Tangerang Nusantara Global (PT TNG) tengah mempersiapkan skema baru untuk memenuhi tingginya keinginan masyarakat tersebut.

Direktur Utama PT TNG Edi Candra mengatakan, pihaknya akan mengupayakan skema agar seluruh penumpang dapat tertampung oleh armada Bus Tayo, khususnya di koridor tiga yakni TangCity - CBD Ciledug.

Meski masih digratiskan hingga akhir bulan, dirinya memastikan pelayanan antara gratis dan berbayar tidak ada perbedaan.

PT TNG akan menindak setiap sopir yang membeda-bedakan pelayanan Bus Tayo gratis kepada masyarakat. 

Hal ini merupakan langkah yang diambil oleh Pemerintah Kota Tangerang untuk membantu masyarakat agar ekonomi terus berjalan, di tengah pandemi dan tentunya untuk pengendalian inflasi.

"Maka, jika memang didapati ada supir yang tidak ingin mengangkut penumpang di jam operasional, maka kami akan tindak tegas," tegasnya seperti dikutip dari sinarharapan.co, Kamis 22 Desember 2022.

Terkait laporan mengenai adanya sopir yang tidak menerima penumpang di koridor tiga BRT yakni TangCity - CBD Ciledug, menurut Edi akibat tingginya jumlah penumpang.

"Jadi, bukan tidak mau mengangkut tapi tidak terangkut dan harus menunggu bus selanjutnya. Bus Tayo ini juga, sudah memiliki head way atau waktu tiba selama 20 menit dan para sopir sudah mematuhi itu," katanya.

Edi memastikan PT TNG sebagai pengelola Bus Tayo akan terus melakukan peningkatan pelayanan dengan lebih baik lagi.

Sebagai informasi, masyarakat Kota Tangerang dapat mengirimkan laporan melalui aplikasi Tangerang LIVE dan pilih menu LAKSA. Aplikasi Tangerang LIVE dapat diunduh di Play Store dan App Store.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

NASIONAL
Komisi XII Kawal Penegakan Hukum Pencemaran Sungai Cisadane Akibat Kebakaran Gudang Pestisida

Komisi XII Kawal Penegakan Hukum Pencemaran Sungai Cisadane Akibat Kebakaran Gudang Pestisida

Jumat, 13 Februari 2026 | 16:04

Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Haryadi menyoroti serius kasus dugaan pencemaran Sungai Cisadane akibat kebakaran gudang pestisida di kawasan pergudangan Taman Tekno, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

TANGSEL
Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane

Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane

Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49

Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill