Connect With Us

Resmi Beroperasi, Ini Rute Baru Angkot Si Benteng Kota Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 5 Desember 2022 | 15:06

Peresmian rute baru Angkot Si Benteng, di Looping Gerendeng, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Senin 5 Desember 2022.    (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Angkot Si Benteng kini melayani trayek baru yang melewati Jalan Imam Bonjol hingga ke Kavling Perkebunan, Kota Tangerang.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah berharap dengan adanya trayek baru ini, Si Benteng bisa menghadirkan moda transportasi umum yang nyaman dan juga murah, sehingga bisa menjadi moda transportasi pilihan masyarakat. 

"Alhamdulillah, hari ini Pemkot Tangerang melalui Dishub dan PT TNG telah melaunching Koridor ke 9 Angkutan Kota Si Benteng, mudah-mudahan menjadi alternatif, agar masyarakat mau menggunakan transportasi umum di Kota Tangerang," katanya saat peluncuran di Looping Gerendeng, Karawaci, Senin 5 Desember 2022. 

Arief berpesan kepada para pengemudi Angkot Si Benteng untuk bisa melayani penumpang dengan pelayanan yang terbaik, terlebih masih ada keluhan masyarakat terkait pengemudi yang berkendara secara ugal-ugalan.

"Saya minta penumpang atau masyarakat yang naik angkot Si Benteng agar dilayani dengan ramah dan baik, mereka itu orang penting, artinya kita harus melayani secara paripurna," tuturnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Achmed Suhaely menerangkan, koridor atau rute trayek baru angkot Si Benteng ini salah satu pengembangan jalur baru, untuk memfasilitasi masyarakat wilayah Kelurahan Cibodas dan Karawaci.

"Semoga dengan adanya rute baru ini, masyarakat bisa terfasilitasi mobilitasnya dengan Angkot Si Benteng," ujar Suhaely.

Sementara, Direktur PT TNG Edi Chandra menjelaskan pengembangan rute baru koridor 9 angkot Si Benteng ini adalah hasil evaluasi pihaknya dan Dishub, guna mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat terkait kebutuhan transportasi Angkutan Kota.

"Jadi kami terus mengevaluasi, tidak menutup kemungkinan juga untuk koridor - koridor sebelumnya bisa kami kembangkan, misal satu koridor kami pecah dua untuk membuka rute baru, tergantung kebutuhan masyarakat di masing - masing wilayah," ungkapnya.

Sebagai informasi, rute pengembangan koridor baru dengan kode trayek AP. 1 menyediakan empat unit angkot Si Benteng dengan rute keberangkatan di Masjid At Taqwa (Kavling Perkebunan) – Jl. Betet Raya - Puskesmas Panunggangan Barat - Hotel Olive - Kelurahan Panunggangan Barat - Pos Gerendeng - Rs. Melati (Jl. Merdeka) jarak tempuh 9,1 KM.

Rute pulang Rs. Melati (Jl. Merdeka) - Pos Gerendeng - Gereja Pantekosta Teuku Umar - Taman Cisadane - Kelurahan Panunggangan Barat - Puskesmas Panunggangan Barat - Jl. Betet Raya - Jl. Keramat - Masjid At Taqwa jarak tempuh 10,6 KM.

TEKNO
Yuk Ikut Kompetisi Video Kreatif Telkomsel, Boleh Pakai AI dan Berhadiah Gadget 5G

Yuk Ikut Kompetisi Video Kreatif Telkomsel, Boleh Pakai AI dan Berhadiah Gadget 5G

Senin, 13 Juli 2026 | 21:25

Telkomsel Jabotabek menggelar Telkomsel 5G Video Competition, sebuah ajang kreatif bagi masyarakat umum, pelajar, hingga mahasiswa untuk mengekspresikan perspektif mereka melalui karya video inspiratif.

NASIONAL
PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Kamis, 16 Juli 2026 | 16:09

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyatakan siap melacak sumber aliran dana harta kekayaan eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

BANDARA
Kemasan Milo dan Kopi Isi 3,4 Kg Bahan Baku Ineks Cair Diselundupkan 2 WN Cina di Bandara Soetta

Kemasan Milo dan Kopi Isi 3,4 Kg Bahan Baku Ineks Cair Diselundupkan 2 WN Cina di Bandara Soetta

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:46

Petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta menggagalkan upaya penyelundupan narkotika yang dilakukan jaringan internasional.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill