Connect With Us

Emak-emak di Tangerang Sulap Galon Bekas Jadi Pot Cantik 

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 10 Februari 2023 | 14:22

Warga RT 03, RW 05, Kelurahan Karangsari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, mendaur ulang limbah galon menjadi pot untuk tanaman. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Sekumpulan ibu-ibu atau emak-emak yang tergabung dalam kelompok informasi masyarakat (KIM) di RT 03, RW 05, Kelurahan Karangsari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, membuat inovasi dalam pengelolaan sampah.

Bekerjasama dengan warga sekitar, KIM mendaur ulang galon bekas untuk dijadikan pot bunga yang dapat langsung digunakan untuk berbagai tanaman.

Inovasi menggunakan bahan galon ini berangkat dari keresahan atas kian banyaknya limbah galon bekas yang berada di wilayah tersebut.

"Kebetulan galon itu kan jadi limbah utama ya, ini kan plastik dan tidak akan terurai sama bakteri beratus tahun. Jadi, RW kami itu punya program mengurangi sampah," ujar Yati Hayati warga RT 03, RW 05 seperti dikutip dari kanal Youtube Kota Tangerang, Jumat 10 Februari 2023.

Yati yang juga merupakan ketua perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di lingkungan itu menjelaskan kegiatan daur ulang ini dilakukan agar dapat merubah limbah menjadi benda yang bermanfaat.

"Kebetulan kami punyanya galon di sekitar ini, maka kami memilinya ke galon," katanya.

Adapun untuk pembuatan pot hasil daur ulang galon bekas ini cukup mudah, terdapat berbagai variasi pot sesuai fungsinya, seperti pot ukuran kecil, besar, hingga pot gantung.

"Mula-mula (galon) ini dibelah menjadi dua sesuai kebutuhan, kalau mau pendek di atasnya boleh, kalau mau sama-sama panjangnya boleh, sesuai kebutuhan. Setelah dipotong baru dicat," jelas Yati.

Untuk pengecatan diberi warna kombinasi sesuai dengan keinginan dan kreatifitas serta cat yang tersedia.

"Nanti kalau sudah jadi, baru kita disesuaikan dengan kebutuhannya, ada yang digantung, ada yang disimpan, dan ada yang utuh juga," imbuhnya.

Selain dirangkai menjadi pot tanaman, inovasi daur ulang galon ini juga dibuat menjadi penyimpan air untuk cuci tangan.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk ikut terlibat dalam mengurangi sampah, membangun budaya ramah lingkungan, serta dapat bermanfaat menjadi peluang ekonomi jika dilakukan secara optimal.

"Kami berharap, lingkungan kami bersih, indah, sehat, tertib, nyaman, untuk kami tinggal sampai anak-anak cucu kami mengikuti program ini, mendukung program pemerintah supaya sampah tidak menggunung," tukasnya.

KOTA TANGERANG
Tangis Iringi Kepergian Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam, Ratusan Warga Beri Penghormatan Terakhir

Tangis Iringi Kepergian Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam, Ratusan Warga Beri Penghormatan Terakhir

Senin, 20 Juli 2026 | 13:55

Suasana haru menyelimuti pelepasan jenazah Ketua DPRD Kota Tangerang, Rusdi Alam, di Masjid Raya Al A'zhom, Senin 20 Juli 2026.

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

WISATA
Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Jumat, 10 Juli 2026 | 14:40

Kota Tangerang bersiap menyambut salah satu perhelatan budaya terbesar tahun ini. Festival Cisadane 2026 resmi akan berlangsung selama lima hari penuh, mulai 22 hingga 26 Juli 2026, dengan berpusat di Jembatan Kaca Berendeng.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill