Connect With Us

Pemkot Tangerang Minta Relawan Gaungkan PHBS kepada Masyarakat

Advertorial | Kamis, 27 Oktober 2022 | 10:57

Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin saat memberikan sambutan dan arahan di acara Workshop Kesehatan dan Deklarasi Rekan Indonesia Kolektif Pimpinan Daerah (KPD) Kota Tangerang, Kamis, 27 Oktober 2022. (Humas Pemkot Tangerang / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin ingin agar penerapan Pola Hidup Bersih Sehat (PHBS) terus digaungkan dan disebarluaskan kepada Masyarakat.

Hal tersebut disampaikan dia saat memberikan sambutan dan arahan di acara Workshop Kesehatan dan Deklarasi Rekan Indonesia Kolektif Pimpinan Daerah (KPD) Kota Tangerang, Kamis, 27 Oktober 2022.

"Perlu kita pahami bersama bahwa kesehatan masyarakat bukan hanya urusan pemerintah, namun juga urusan bersama. Dibutuhkan peran serta semua pihak dan dari berbagai stakeholder salah satunya para relawan kesehatan," ujarnya di hadapan ratusan kader Relawan Kesehatan (Rekan) Indonesia di Aula Al-Amanah Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.

Kepedulian terhadap kesehatan dan pola hidup bersih sehat harus terus disebarluaskan agar masyarakat memahami dan menerapkan hal tersebut.

Baca juga: Buka Sedasi, Sachrudin: Pemuda Harus Mampu Menjadi Inspirator Pembangunan

"Di sinilah peran relawan kesehatan, agar terus membina dan membimbing masyarakat agar peduli terhadap kesehatan, agar menerapkan PHBS," katanya.

"Berikan pemahaman kepada masyarakat bahwa segalanya akan jadi percuma jika kita tidak sehat, karena itu kesehatan adalah segalanya," imbuh Sachrudin.

Sachrudin juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para relawan, kader serta seluruh tenaga kesehatan yang telah bahu-membahu mewujudkan Kota Tangerang Sehat dan berdaya saing.

"Alhamdulillah berkat doa dan ikhtiar kita bersama, Kota Tangerang meraih peringkat pertama dalam penanganan stunting se-Provinsi Banten dan berbagai penghargaan lainnya di bidang kesehatan. Semoga capaian ini dapat terus meningkat dan menjadi motivasi kita semua untuk terus memberikan yang terbaik dalam penanganan masalah kesehatan," pungkas Sachrudin.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

TANGSEL
Wanita Muda Terjebak di Dalam Daycare Ciputat, Diduga Dikunci Orang Tak Dikenal

Wanita Muda Terjebak di Dalam Daycare Ciputat, Diduga Dikunci Orang Tak Dikenal

Selasa, 21 Juli 2026 | 18:04

Seorang perempuan berinisial ESI, 23, dievakuasi dari di dalam sebuah daycare di wilayah Sawah Baru, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsl), Senin 20 Juli 2026 malam. Korban diduga terjebak akibat dikunci dari luar oleh orang tak dikenal.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill