Tagih Uang Jual Rumah, Anak Angkat Habisi Ibu dengan Balok dan Hebel di Sepatan Tangerang
Minggu, 18 Januari 2026 | 23:42
Tragedi memilukan mengguncang warga Gang Mushala, Kampung Kelor, Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Gudang milik Goto Living, perusahaan produksi alat rumah tangga di Jalan KS Tubun, Kelurahan Koang Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, ludes terbakar, Rabu 22 Maret 2023, sore.
Berdasarkan informasi, kebakaran yang terjadi sejak pukul 16.10 WIB itu, belum juga padam hingga pukul 21.00 WIB.
Maryono Kepala BPBD Kota Tangerang mengaku kesulitan memadamkan api karena banyaknya benda yang mudah terbakar di gudang tersebut.
"Di dalam gudang ini banyak barang-barang plastik yang mudah terbakar, tapi dia bentuknya sudah dalam kemasan baku, jadi plastik plastik yang sudah padat, sehingga itu menyulitkan untuk dipadamkan," ujarnya.
Dalam pemadaman ini pihaknya menerjunkan sebanyak 22 unit mobil damkar dan 120 personel yang berasal dari UPT Kecamatan Cibodas, Periuk, Ciledug, dan Batu Ceper.
"Untuk alat alat khusus (pemadaman) masih sama dengan yang lainya, paling kita hanya membuat jalur untuk masuk ke dalam supaya penyemprotan lebih maksimal," jelasnya.
Gudang yang terbakar itu memiliki luas sekitar 6.000 meter. BPBD masih berupaya memadamkan api sampai proses pendinginan yang diperkirakan akan memakan waktu hingga Kamis 23 Maret 2023, pukul 02.00 WIB.
Sementara dalam peristiwa ini, dipastikan tidak ada korban jiwa. Dugaan sementara kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik.
"Alhamdulillah untuk korban saat ini tidak ada, mereka semua melakukan evakuasi diri pada saat api mulai membesar," jelasnya.
Tragedi memilukan mengguncang warga Gang Mushala, Kampung Kelor, Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGKetua Badan Tim Nasional Sumardji menyinggung lemahnya kedisiplinan pemain Timnas Indonesia pada era kepelatihan Patrick Kluivert.
Kematian di Gaza tak hanya datang dari peluru dan bom. Seorang pria dan seorang anak meregang nyawa akibat runtuhnya bangunan karena cuaca ekstrem. Hingga kini, total 19 korban tewas akibat tertimbun puing telah dibawa ke rumah sakit.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews