Connect With Us

Korsleting Listrik, Rumah di Pinang Griya Ludes Terbakar

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 31 Maret 2011 | 19:41

Ilustrasi Kebakaran. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Sebuah rumah di Permahan Pinang Griya, Jl Tanjung, Blok E No 1232 A, RT 12/6, Kelurahan Pinang, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, ludes terbakar, pada Kamis (31/3) siang. Kebakaran yang diduga akibat konsleting listrik ini tak memakan korban jiwa, namun kerugian di taksir mencapai ratusan juta.

Menurut keterangan saksi, Ririn, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Ketika itu pemilik rumah, Aminah Gunawan, sedang bekerja. Sementara di dalam rumah hanya ada anaknya, Lina, yang menderita keterbelakangan mental. “Saat itu Lina sedang nonton TV di ruang tamu, tiba-tiba ada asap dari garasi motor rumahnya. Lalu dia langsung lari keluar rumah,” ungkapnya.

Menurutnya, api dengan cepat membakar rumah berlantai dua tersebut. Ia pun sempat mendengar suara ledakan. “Sepertinya yang meledak TV,” tuturnya.

Peristiwa ini pun menyebabkan kepanikan warga sekitar. Para warga sempat mencoba memadamkan api sebisanya. Tak lama setelah itu, lima unit armada Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tangerang datang ke lokasi. Setelah 30 menit, api berhasil dipadamkan.

Menurut Komandan Regu Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Saipul Milla, api diduga berasal dari konsleting listik pada kabel yang berada di garasi motor. “Kemungkinan percikan api membakar kabel dan enam unit motor yang berada di garasi, sehingga mempercepat besarnya api. Kalo tabung gas tidak mungkin, karena dapur tidak tebakar,” ungkapnya ketika ditemui dilokasi.(RAZ)

OPINI
Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:23

Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

BANTEN
Banten Duduki Posisi Kedua PHK Terbanyak Nasional, Disnaker Sebut Bukan Karena UMP

Banten Duduki Posisi Kedua PHK Terbanyak Nasional, Disnaker Sebut Bukan Karena UMP

Rabu, 1 Juli 2026 | 11:02

Provinsi Banten tercatat sebagai daerah dengan jumlah pemutusan hubungan kerja (PHK) terbanyak kedua di Indonesia sepanjang Januari hingga Mei 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill