BINUS SCHOOL Serpong Hadirkan Wellbeing Center Jadi Ruang Curhat Profesional bagi Siswa
Kamis, 5 Maret 2026 | 22:34
Stigma lama yang memandang ruang Bimbingan Konseling (BK) sebagai "ruang pengadilan" bagi siswa bermasalah mulai diubah.
TANGERANGNEWS.com- Jumlah hewan kurban di Masjid Raya Al-Azhom, Kota Tangerang pada Hari Raya Iduladha 1444 Hijriah mengalami penurunan dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Ketua Harian Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Raya Al-Azhom Kota Tangerang Chaeruddin mengatakan, penurunan jumlah hewan kurban khusus terjadi pada tahun ini karena adanya distribusi pembagian ke tiap kecamatan di Kota Tangerang.
Diketahui, Masjid Raya Al-Azhom menerima 15 ekor sapi dan 9 ekor kambing untuk dikurbankan dalam perayaan Iduladha pada Kamis, 29 Juni 2023, lalu.
"Tahun ini jumlah hewan kurban di Masjid Raya Al-Azhom mengalami penurunan dari tahun-tahun sebelumnya. Tercatat, pada tahun ini terdapat. Namun, penurunan ini bukan karena tingkat partisipasi masyarakat yang menurun," ujar Chaeruddin.
Dalam prosesi kurban, pihak Masjid Raya Al-Azhom bekerja sama dengan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) dan Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang agar pemotongan dilakukan menggunakan alat-alat terbaru.
Meski mengalami penurunan, Chaeruddin memastikan pihaknya tetap menjaga kualitas hewan kurban dengan melakukan proses check and recheck kesehatan oleh Tim Monitoring dari DKP Kota Tangerang.
Sementara itu, Tim Monitoring Kesehatan Hewan Kurban DKP Kota Tangerang drh. Nurul Asila menuturkan, hewan kurban yang ada di Masjid Raya Al-Azhom dapat dipastikan tidak ada kecatatan, kelainan, maupun potensi menyakit yang dikandungnya.
"Prosesnya, ada pemeriksaan sebelum hari H di beberapa hari sebelumnya, selanjutnya ada pemeriksaan lanjutan pasca penyembelihan untuk memeriksa daging dan jeroan," jelasnya.
Selain itu, proses pengolahan limbah di Masjid Raya Al-Azhom tidak dilakukan secara sembarangan, melainkan di lahan kosong yang telah disediakan secara khusus oleh pihak DKM.
Stigma lama yang memandang ruang Bimbingan Konseling (BK) sebagai "ruang pengadilan" bagi siswa bermasalah mulai diubah.
TODAY TAGTren hunian compact dan konsep rumah tumbuh semakin digandrungi di wilayah Tangerang. Merespons antusiasme pasar yang luar biasa, PT Summarecon Agung Tbk melalui unit bisnis terbarunya, Summarecon Tangerang, resmi meluncurkan Rona Homes Tahap 2.
Infrastruktur dan sampah masih menjadi masalah utama yang dikeluhkan masyarakat urban, termasuk Kota Tangerang.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus melakukan langkah-langkah peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) melalui transformasi digital yang masif.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews