Connect With Us

Dinkes Tangerang Klaim Punya Penanganan untuk Kasus Obesitas Jauh Sebelum Viral

Fahrul Dwi Putra | Senin, 10 Juli 2023 | 12:55

Kepala Dinkes Kota Tangerang dr Dini Anggraeni. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang telah mengambil langkah-langkah penanganan penyakit tidak menular (PTM), termasuk obesitas, jauh sebelum viralnya kasus dua pasien obesitas dengan berat ratusan kilogram di media sosial. 

Berdasarkan hasil skrining PTM di wilayah pemukiman, tercatat data terakhir pada Mei 2023, di mana sebanyak 20 ribu warga Kota Tangerang terdiagnosis mengalami obesitas.

"Ini merupakan hasil skrining dengan sasaran diatas 15 tahun, ditemukan hasil warga terkonfirmasi obesitas didominasi oleh usia 20 hingga 50 tahun," ujar Kepala Dinkes Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni pada Senin, 10 Juli 2023.

Dini menjelaskan, skrining yang dilakukan secara berkala tersebut disertai dengan upaya penanganan yang lebih intensif. Salah satunya adalah peningkatan kesadaran masyarakat terkait skrining atau deteksi dini faktor risiko PTM, termasuk obesitas.

Lebih lanjut, Dini mendorong agar masyarakat dapat menerapkan gaya hidup Cerdik, yakni Cek kesehatan secara rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet gizi seimbang, Istirahat yang cukup, dan Kelola stress. 

Selain itu, Dinkes telah membentuk 419 Pos Binaan Terpadu (Posbindu) yang dijalankan oleh kader kesehatan yang dilatih khusus untuk memantau faktor risiko PTM di wilayah kerjanya.

"Masyarakat juga dapat memanfaatkan fasilitas di 39 puskesmas, di Kota Tangerang. Dimana seluruh puskesmas di Kota Tangerang telah tersedia layanan Pos Gizi yang dapat dimanfaarkan untuk berkonsultasi terkait gizi secara gratis atau tanpa dipungut biaya," katanya.

Namun, dr. Dini juga menekankan bahwa penanganan obesitas juga memerlukan kesadaran dan kepedulian kesehatan dari masyarakat itu sendiri. Masyarakat diharapkan aktif mengikuti kegiatan kesehatan yang diselenggarakan oleh Posbindu, memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia, serta rutin melakukan pemeriksaan atau konsultasi kesehatan.

"Dalam hal kesehatan, jangan hanya datang saat ada keluhan saja. Lakukan skrining penyakit tidak menular secara rutin, idealnya setiap bulan, sehingga segala penyakit dapat dideteksi sedini mungkin dan mendapatkan penanganan yang tepat. Upayakan untuk berobat pada tahap awal penyakit," pungkasnya.

TANGSEL
Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus

Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:06

Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.

PROPERTI
Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Kamis, 14 Mei 2026 | 07:45

Suasana hunian bergaya resort dengan pemandangan danau luas kini tak hanya bisa ditemukan di Bali. Konsep serupa mulai hadir di Tangerang lewat peluncuran klaster premium Matera Lakeside di kawasan Gading Serpong.

HIBURAN
Long Weekend Makin Seru, VIVERE Hotel Gading Serpong Hadirkan Staycation Keluarga Bertajuk Fam Jam Stay

Long Weekend Makin Seru, VIVERE Hotel Gading Serpong Hadirkan Staycation Keluarga Bertajuk Fam Jam Stay

Jumat, 15 Mei 2026 | 17:45

Menyambut libur akhir pekan panjang di bulan Mei 2026, VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan promo menginap bertajuk “FAM JAM STAY” yang dirancang khusus untuk keluarga.

BANTEN
Awal Zulhijah 1447 H Dipantau di 88 Titik, Pantai Anyer Jadi Lokasi Rukyatul Hilal di Banten

Awal Zulhijah 1447 H Dipantau di 88 Titik, Pantai Anyer Jadi Lokasi Rukyatul Hilal di Banten

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:08

Kementerian Agama RI akan melakukan pemantauan hilal awal Zulhijah 1447 Hijriah di 88 titik yang tersebar di seluruh Indonesia pada 17 Mei 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill