Pria di Kosambi Diciduk Polisi Jual 1.346 Butir Tramadol dan Eximer
Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:36
Polisi mengamankan seorang pria berinisial CF, 25, yang diduga menjual obat keras daftar G di kawasan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang telah mengambil langkah-langkah penanganan penyakit tidak menular (PTM), termasuk obesitas, jauh sebelum viralnya kasus dua pasien obesitas dengan berat ratusan kilogram di media sosial.
Berdasarkan hasil skrining PTM di wilayah pemukiman, tercatat data terakhir pada Mei 2023, di mana sebanyak 20 ribu warga Kota Tangerang terdiagnosis mengalami obesitas.
"Ini merupakan hasil skrining dengan sasaran diatas 15 tahun, ditemukan hasil warga terkonfirmasi obesitas didominasi oleh usia 20 hingga 50 tahun," ujar Kepala Dinkes Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni pada Senin, 10 Juli 2023.
Dini menjelaskan, skrining yang dilakukan secara berkala tersebut disertai dengan upaya penanganan yang lebih intensif. Salah satunya adalah peningkatan kesadaran masyarakat terkait skrining atau deteksi dini faktor risiko PTM, termasuk obesitas.
Lebih lanjut, Dini mendorong agar masyarakat dapat menerapkan gaya hidup Cerdik, yakni Cek kesehatan secara rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet gizi seimbang, Istirahat yang cukup, dan Kelola stress.
Selain itu, Dinkes telah membentuk 419 Pos Binaan Terpadu (Posbindu) yang dijalankan oleh kader kesehatan yang dilatih khusus untuk memantau faktor risiko PTM di wilayah kerjanya.
"Masyarakat juga dapat memanfaatkan fasilitas di 39 puskesmas, di Kota Tangerang. Dimana seluruh puskesmas di Kota Tangerang telah tersedia layanan Pos Gizi yang dapat dimanfaarkan untuk berkonsultasi terkait gizi secara gratis atau tanpa dipungut biaya," katanya.
Namun, dr. Dini juga menekankan bahwa penanganan obesitas juga memerlukan kesadaran dan kepedulian kesehatan dari masyarakat itu sendiri. Masyarakat diharapkan aktif mengikuti kegiatan kesehatan yang diselenggarakan oleh Posbindu, memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia, serta rutin melakukan pemeriksaan atau konsultasi kesehatan.
"Dalam hal kesehatan, jangan hanya datang saat ada keluhan saja. Lakukan skrining penyakit tidak menular secara rutin, idealnya setiap bulan, sehingga segala penyakit dapat dideteksi sedini mungkin dan mendapatkan penanganan yang tepat. Upayakan untuk berobat pada tahap awal penyakit," pungkasnya.
Polisi mengamankan seorang pria berinisial CF, 25, yang diduga menjual obat keras daftar G di kawasan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGSebuah ruko yang dijadikan bisnis laundry di Jalan Lengkong Karya, RT 001/001, Kelurahan Lengkong Karya, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), ludes terbakar pada Kamis 20 Agustus 2026, dini hari
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mulai menerapkan skema rekayasa lalu lintas contraflow selama proyek perbaikan ruas Jalan Sangego Selatan, Bayur, Kecamatan Periuk, berlangsung.
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews