Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGERANGNEWS.com- Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (DP2AP2KB) Kota Tangerang menggelar kegiatan unik, yakni lomba bayi merangkak di Plaza Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.
Perlombaan bayi merangkak ini digelar dalam rangka bagian dari kegiatan TNG Child Fest untuk memperingati Hari Anak Nasional tingkat Kota Tangerang.
Kepala DP3AP2KB Kota Tangerang Jatmiko mengatakan, peringatan hari anak tersebut memang sengaja diisi dengan kegiatan yang menekankan peran dari anak-anak di Kota Tangerang.
Kendati demikian, perlombaan bayi merangkak memang baru pertama kali digelar di tahun ini.
Baca Juga:
75 Pelajar Ikut Lomba Mural di Alun-alun Cibodas Tangerang
12 Perlombaan Meriahkan FLS2N Tingkat Kabupaten Tangerang : Untuk Menggali Potensi Siswa-siswi
Meski begitu, rupanya antusiasme masyarakat cukup tinggi terbukti dengan banyaknya jumlah orangtua yang mendaftarkan bayinya.
"Untuk Perlombaan Bayi Merangkak sendiri merupakan perlombaan yang baru dilakukan tahun ini, Alhamdulillah antusias masyarakat sangat baik. Hal itu tercatat dari banyaknya orang tua yang mendaftar bayinya dalam perlombaan ini," ujarnya pada Sabtu,15 Juli 2023.
Tercatat sebanyak 110 peserta mengikuti perlombaan bayi merangkak yang terdiri dari dua sesi pelaksanaan, yakni sesi 1 untuk usia 5 sampai 8 Bulan, sementara sesi 2 usia 8 sampai 12 Bulan.
Jatmiko berharap, peringatan hari anak tak hanya sekadar seremonial melainkan menjadi momentum untuk bersama-sama memberikan perhatian khusus terhadap tumbuh kembang Si Kecil.
"Secara bersama kita bisa memberikan ruangan dan perhatian khusus terhadap anak-anak di Kota Tangerang, mulai dari pola asuh, kesehatan, hingga pendidikan," pungkasnya.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TODAY TAGKebijakan pembatasan penggunaan ponsel bagi siswa SMA/SMK di Banten resmi dimulai dari Kabupaten Tangerang. Dinas Pendidikan Provinsi Banten menerapkan aturan pengumpulan ponsel saat jam pelajaran serta melarang pembuatan konten
Kedok aksi bejat guru ngaji berinisial AK, 33, di Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, akhirnya terbongkar.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten segera membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SMA, SMK, dan sekolah khusus (SKh) Negeri Tahun Ajaran 2026/2027.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews