Connect With Us

Baru Bebas 6 Bulan, Residivis Ini Kumat Bawa Kabur Motor Warga di Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 5 September 2023 | 19:40

Residivis yang membawa kabur sepeda motor warga dengan modus memasang diklan di media sosial dan pura-pura test drive di Tangerang, Rabu 6 September 2023. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Seorang residivis kasus penggelapan kendaraan bermotor berinisial BR, 29, kembali ditangkap polisi karena kasus yang sama.

Padahal warga Kelapa Indah, Kota Tangerang ini, baru 6 bulan bebas dari Lapas Pemuda Tangerang pada Maret 2023. 

Aksi pelaku dilakukan dengan modus berpura-pura membeli sepeda motor melalui Media Sosial (medsos) dengan cara Cash on delivery (COD). Setelah dilakukan tes drive, lalu ia membawa kabur sepeda motor korban.

Kapolsek Batuceper Kompol Susida Aswita menyebutkan penangkapan pelaku BR tersebut berdasarkan laporan tiga orang korbannya.

"Pelaku ini memperdaya korban yang memasang iklan melalui market place media sosial Facebook, akan membeli motor melalui sistem COD di suatu tempat," ungkapnya, Rabu 6 September 2023.

Pelaku beraksi dengan gaya yang meyakinkan, sehingga korban pun percaya sampai mau memberikan kunci motornya kepada pelaku yang meminta test drive.

"Pada saat test drive itu, pelaku BR langsung tancap gas menggasak motor korban," ujar Susida.

Korban baru menyadari motornya dibawa kabur pelaku setelah beberapa jam menunggu motornya tak kunjung kembali. Alhasil korban pun melaporkan kejadian itu ke Polsek Batuceper, Polres Metro Tangerang Kota.

"Setelah dilakukan interogasi terhadap pelapor, terkait ciri-ciri pelaku, nomer HP pelaku dan alamat Facebook yang digunakan pelaku. Ternyata, sama dengan laporan warga tiga bulan lalu dengan modus yang sama," ungkap Susida.

Unit Reskrim Polsek Batuceper dipimpin Kanit Reskrim Iptu Suhenri langsung melakukan penyelidikan guna mengetahui keberadaan dan menangkap pelaku BR.

Pelaku selalu berpindah-pindah tempat saat dilakukan pengejaran. Akhirnya, pelaku berhasil diamankan pada Minggu, 27 Agustus 2023, sekira jam 14.00 WIB di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan,

Dari hasil pemeriksaan dan dipertemukan dengan beberapa korban lainnya, pelaku mengaku sudah belasan kali melakukan aksi serupa dengan modus yang sama di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota.

"Pelaku mengaku sudah lebih dari 15 kali melakukan penipuan dengan modus sama. Dia juga baru keluar Lapas Pemuda Tangerang bulan Maret 2023 dalam kasus yang sama," jelasnya.

Susida pihaknya masih terus melakukan pengembangan lebih dalam untuk mencari korban-korban lainnya, serta mencari keberadaan motor-motor korban yang berhasil dijual kepada penadah.

"Kepada masyarakat kota Tangerang, kami sarankan untuk lebih berhati-hati saat transaksi melalui COD di media sosial. Bagi korban yang pernah tertipu dengan modus yang sama, segera melapor ke kami (polisi)," pungkas Susida.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

TANGSEL
Atasi Krisis Sampah, Kota Tangsel Adopsi Metode Pengelolaan Sampah Bali

Atasi Krisis Sampah, Kota Tangsel Adopsi Metode Pengelolaan Sampah Bali

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:14

Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan berbagai upaya untuk mengatasi krisis sampah di wilayah tersebut. Kali ini dengan memanfaatkan metode Teba Komposter, sebagai solusi pengelolaan sampah organik berbasis lingkungan.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill