Connect With Us

7 Tips untuk Mengolah Ayam yang Lezat dan Aman dari Chef Tangerang

Fahrul Dwi Putra | Minggu, 10 September 2023 | 16:51

Pedagang daging ayam di Pasar Anyar. (@TangerangNews/2018 / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com- Ayam adalah salah satu bahan makanan yang sering kita temui dalam berbagai masakan. Namun, agar hasil masakan kita benar-benar lezat dan aman, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dalam proses pemilihan, penyimpanan, dan pengolahan ayam. 

Berikut adalah tujuh tips penting yang akan membantu Anda menghadirkan hidangan ayam yang sempurna seperti dilansir dari kanal YouTube Sajian Sedap, Senin, 11 September 2023:

1. Memilih Ayam yang Segar

Executive Chef dari Novotel Tangerang Teguh Pribadi mengatakan, dalam menghadirkan hidangan ayam yang lezat tentunya diperlukan bahan olahan ayam berkualitas. Pilihlah ayam yang segar dengan memperhatikan ciri-ciri berikut:

- Dagingnya berwarna merah muda.

- Daging terasa kenyal saat ditekan.

- Kulit ayam terlihat segar dan tidak lembek.

2. Cuci Ayam dengan Benar

Setelah membeli ayam, pastikan untuk mencucinya terlebih dahulu dengan air bersih. Ini akan membantu menghilangkan kotoran dan bakteri yang mungkin ada pada permukaannya.

3. Penyimpanan yang Tepat

Ayam yang baru dibeli sebaiknya disimpan di dalam lemari es (chiller) selama 1 sampai 1,5 jam untuk menghindari rasa amis. Anda juga bisa memberikan bumbu seperti garam, jeruk nipis, atau jeruk lemon sebelum penyimpanan.

Untuk penyimpanan jangka panjang, ayam dapat disimpan dalam freezer dengan suhu minimal -17 derajat Celsius. Pastikan ayam terbungkus dengan baik agar tidak terjadi pembekuan yang buruk.

4. Manfaatkan Marinasi

Jika Anda memiliki waktu, marinasi adalah kunci untuk meningkatkan rasa ayam. Gunakan berbagai bumbu seperti garam, jeruk nipis, jeruk lemon, atau lengkuas untuk meresapkan rasa yang lezat.

5. Pemilihan Bagian Ayam

Pemilihan bagian ayam tergantung pada jenis hidangan yang ingin Anda buat dan selera pribadi. Misalnya, dada ayam cocok untuk chicken katsu, sementara paha lebih empuk untuk sate-satean.

6. Keamanan dalam Memasak

Pastikan ayam dimasak dengan sempurna untuk menghindari risiko bakteri seperti E. coli dan salmonella. Suhu internal ayam harus mencapai minimal 74 derajat Celsius untuk memastikan matang sempurna.

7. Menghilangkan Aroma Amis

Jika Anda ingin menghilangkan aroma amis, gunakan bumbu seperti garam, jeruk nipis, jeruk lemon, atau lengkuas dalam proses marinasi. Ini akan membantu menghilangkan bau amis yang tidak diinginkan.

Dengan mematuhi tips-tips di atas, Anda dapat memastikan bahwa ayam yang Anda pilih, simpan, dan olah akan menghasilkan hidangan yang lezat, aman, dan memukau. 

Jangan ragu untuk bereksperimen dengan berbagai resep ayam untuk menciptakan hidangan yang sesuai dengan selera Anda dan yang dicintai oleh keluarga Anda. Selamat memasak!

TANGSEL
Sambut Tahun Ajaran Baru, 106 Anak di Tangsel Ikut Khitanan Massal PSI

Sambut Tahun Ajaran Baru, 106 Anak di Tangsel Ikut Khitanan Massal PSI

Minggu, 5 Juli 2026 | 20:27

Sebanyak 106 anak di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengikuti khitanan masal yang digelar Partai Solidaritas Indonesia di kawasan Ciputat Timur pada Minggu, 5 Juli 2026.

PROPERTI
Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:29

Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill