PLN Targetkan Capai 8.000 Peserta Electric Run 2026
Sabtu, 25 Juli 2026 | 13:05
PT PLN (Persero) kembali menggelar PLN Electric Run 2026 dengan mengusung tema "Powering Our Green Future".
TANGERANGNEWS.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang membangun sebanyak 339 paket atau titik lokasi infrastruktur pengendali banjir dengan capaian ketuntasan secara keseluruhan mencapai 40 persen.
Langkah ini dilakukan sebagai respon atas prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memprakirakan musim hujan dimulai pada November 2023 mendatang.
Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang Ruta Ireng Wicaksono mengatakan, pihaknya juga tengah berfokus terhadap peningkatan, perawatan, dan pemeliharaan infrastuktur dan alat-alat pengendali banjir, seperti saluran air, drainase, turap, pintu air, hingga pompa air.
"Kami telah menyiapkan 233 pompa pengendali banjir yang siap dioperasikan di berbagai wilayah jika nanti membutuhkan,” ujarnya Kamis, 20 Oktober 2023.
Ruta menuturkan, pihaknya melakukan koordinasi dengan tim lapangan yang tersebar di 13 kecamatan di Kota Tangerang.
"Aeluruh pekerjaan yang kami lakukan juga berdasarkan “master plan” pengendali banjir di Kota Tangerang yang telah disusun sejak tahun 2017," tambahnya.
Dia mengimbau agar masyarakat Kota Tangerang turut membantu merawat infrastuktur, menjaga lingkungan, dan meningkatkan kerja bakti untuk mengantisipasi datangnya banjir saat musim hujan.
PT PLN (Persero) kembali menggelar PLN Electric Run 2026 dengan mengusung tema "Powering Our Green Future".
TODAY TAGKabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja
TANGERAGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah mitigasi jangka panjang untuk mengatasi krisis air bersih akibat musim kemarau. Fokus penanganan diarahkan pada penyediaan infrastruktur permanen
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews