Connect With Us

Unggah Giveaway iPhone, Akun Instagram Disdukcapil Kota Tangerang Diretas

Fahrul Dwi Putra | Senin, 30 Oktober 2023 | 23:15

Pernyataan resmi terkait akun Instagram Disdukcapil Kota Tangerang diretas, Senin, 30 Oktober 2023 (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Akun Instagram resmi milik Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang diretas, Senin, 30 Oktober 2023.

Diketahui, akun resmi Disdukcapil, @disdukcapiltangerangkota tiba-tiba mengunggah promosi giveaway iPhone 14 Pro Max.

Namun, pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menegaskan bahwa unggahan tersebut ialah ulah dari orang tidak bertanggung jawab yang meretas akun Instagram milik Disdukcapil Kota Tangerang.

"Kami sampaikan bahwa akun resmi Instagram Dinas Dukcapil Kota Tangerang saat ini sedang mengalami gangguan serius akibat diretas pihak yang tidak bertanggung jawab," tulis akun resmi @tangerangkota.

Saat ini, tim terkait tengah berupaya memulihkan dan mengambil alih akun Instagram Disdukcapil Kota Tangerang.

Adapun layanan pengaduan terkait kependudukan dialihkan sementara ke nomor WhatsApp +62 851 5652 4855, atau melalui Lapor Laksa.

Penyebab Akun Instagram Diretas atau Di-hack

Ada beberapa alasan akun Instagram menjadi mudah diretas oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab. Berikut di antaranya:

1. Login di Tempat Sembarang

Salah satu alasan utama mengapa akun Instagram bisa di-hack adalah karena kebiasaan untuk seringkali login di berbagai perangkat yang berbeda tanpa perhatian yang cukup. 

Ini sangat berbahaya karena dapat menyebabkan akun terbuka untuk disalahgunakan oleh orang lain. 

Pastikan untuk selalu logout dari perangkat lain dan amankan akun dengan autentikasi dua faktor.

2. Penggunaan Aplikasi Mod Instagram

Menggunakan aplikasi Mod Instagram mungkin memiliki manfaat, seperti kemampuan untuk mendownload video dengan mudah. 

Namun, ini juga bisa menjadi risiko besar. Aplikasi Mod bisa menyimpan data pribadi, seperti username dan password, sehingga memudahkan penyusup untuk mengakses akun.

3. Download Aplikasi Ilegal

Mendownload aplikasi Instagram dari sumber yang tidak resmi atau ilegal dapat membuka pintu bagi virus dan malware yang dapat mencuri data pribadi. 

Pastikan untuk hanya mengunduh aplikasi dari sumber yang terpercaya dan aktifkan antivirus di perangkat.

4. Jarang Mengganti Password

Seringkali pengguna Instagram lalai untuk mengganti password akun Instagramnya.

Ini adalah kesalahan besar. Sebaiknya, secara berkala mengganti password akun Instagram, setidaknya setiap 6 bulan. 

Ini akan membantu menjaga keamanan akun Instagram.

5. Tidak Mengaktifkan Autentikasi Dua Faktor

Salah satu lapisan keamanan terbaik yang bisa diaktifkan adalah autentikasi dua faktor. Sayangnya, banyak orang enggan untuk mengaktifkannya. 

Ini membuat akun Instagram rentan terhadap peretasan. Pastikan untuk mengaktifkan autentikasi dua faktor untuk melindungi akun Instagram.

WISATA
Tak Terurus, Telaga Biru Cigaru Kini Sudah Tak Lagi Biru

Tak Terurus, Telaga Biru Cigaru Kini Sudah Tak Lagi Biru

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:55

Telaga Biru Cigaru di Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, yang dulu pernah menjadi wisata favorit keluarga untuk menikmati momen liburan, kini tampak sepi dan terbengkalai.

NASIONAL
Pria Asal Tangerang Tewas dengan Kepala Terbungkus Plastik di Kamar Kos Bandar Lampung

Pria Asal Tangerang Tewas dengan Kepala Terbungkus Plastik di Kamar Kos Bandar Lampung

Senin, 9 Februari 2026 | 16:54

Penemuan sesosok mayat pria dalam kondisi mengenaskan menggerkan warga di Kecamatan Untung, Bandar Lampung.

BISNIS
Rayakan 13 Tahun, VIVA Apotek Bagi-bagi Mobil hingga iPhone 16

Rayakan 13 Tahun, VIVA Apotek Bagi-bagi Mobil hingga iPhone 16

Selasa, 10 Februari 2026 | 16:43

Menandai perjalanan 13 tahun melayani kesehatan masyarakat, VIVA Apotek merayakan hari jadinya dengan semangat baru bertajuk “Transformation to Acceleration”.

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill