Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci
Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TANGERANGNEWS.com-Hujan deras yang mengguyur wilayah Tangerang sejak sore hingga malam hari menyebabkan banjir di sejumlah titik, Sabtu 4 November 2023.
Berdasarkan informasi, untuk di Kota Tangerang banjir terjadi di kawasan Kavling Setiabudi, Cipadu, Kecamatan Larangan. Air mulai naik sekitar pukul 19.00 WIB.
Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat air banjir mengalir cukup deras melintasi rumah warga.
"Mulai menggenangi Kavling Setiabudi, sudah mulai tinggi air pelan-pelan naik. Di sana mulai dalam ya," ujar pria dalam video tersebut.
Banjir juga merenam Gang Makmur di Kelurahan Larangan Utara, Kecamatan Larangan.
Kemudian di Jalan Batas Peninggilan, Paninggilan Utara, Kecamatan Ciledug, air memenuhi jalan hingga menyebabkan kemacetan. Sejumlah sepeda motor pun mogok karena mencoba menerjang banjir.
Selain itu, Jalan Karyawan IV, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, juga tergenang air, sekitar pukul 19.30 WIB. Hal ini menyebabkan kendaran harus melintas dengan perlahan.
Tak hanya itu, di Kabupaten Tangerang, genangan air merendam sejumlah jalan utama di Perumahan Dasana Indah, Kelurahan Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua, serta Binong Permai, Kecamatan Curug, sekitar pukul 18.00 WIB.
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TODAY TAGKabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja
Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews