Connect With Us

Dishub Kota Tangerang Sosialisasi Layanan Angkutan Perkotaan, Ajak Masyarakat Beralih ke Transportasi Umum 

Redaksi | Rabu, 8 November 2023 | 21:51

Dishub Kota Tangerang menggelar sosialisasi kebijakan layanan angkutan perkotaan di SMPN 4 Kota Tangerang. (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang menggelar sosialisasi kebijakan layanan angkutan perkotaan. Sosialisasi diikuti peserta dari SMPN 16 dan SMPN 4 Kota Tangerang, Selasa 7 November 2023. 

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Achmad Suhaely mengatakan, sosialisasi ini bertujuan menyampaikan layanan dan fasilitas angkutan perkotaan milik Pemerintah Kota Tangerang kepada masyarakat.

Diantaranya, kata Suhaely, angkot si Benteng dan Bus Tayo. Dua moda transportasi ini disiapkan Pemerintah Kota Tangerang guna memberikan layanan akses transportasi masyarakat. Sehingga dapat memudahkan mobilitas warga melalui transportasi umum. 

Kehadiran si Benteng dan Bus Tayo juga diharapkan dapat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi. Dengan begitu, kemacetan di jalan raya akibat padatnya kendaraan bisa berkurang. 

"Diharapkan masyarakat beralih dari penggunaan kendaraan pribadi ke transportasi umum. Selain murah dan nyaman, juga dapat mengurangi macet di perkotaan. Ayo naik umum," ajak Suhaely.

Kepala Bidang Angkutan Dishub Kota Tangerang Maulana Damanik menambahkan, sosialisasi menghadirkan pemateri dari Satlantas Polres Metro Tangerang Kota, Kejaksaan Negeri Tangerang, PT TNG, dan dari DPRD. 

Dari Satuan Lalulintas Polres Metro Tangerang Kota menyampaikan materi terkait peraturan dan perundang-undangan lalulintas. Hal ini penting sebagai edukasi ke masyarakat terkait aturan berkendaraa di jalan raya. 

Disampaikan juga pentingnya mematuhi rambu-rambu lalulintas agar keteraturan kendaraan di jalan raya dapat dipatuhi. Sehingga tercipta keselamatan dan kenyamanan sesama pengendara. 

"Sedangkan dari pihak Kejaksaan menyampaikan pemberlakuan hukum terhadap pelanggar lalulintas," ujar Maulana kepada TangerangNews.

Sementara itu dari pihak PT TNG menyampaikan inovasi-inovasi layanan untuk mempermudah masyarakat menggunakan bus tayo dan angkot si Benteng. 

Disampaikan, untuk bus tayo saat ini sudah tersedia pembayaran melalui tap on bus dengan menggunakan kartu e-money.

"Sebelumnya hanya pakai Qris. Tapi sekarang sudah ada pilihan pakai kartu. Penumpang tinggal tap saja, ini cukup mudah," kata Maulana.

Diakuinya, setelah tersedia pembayaran melalui layanan kartu, terjadi peningkatan penumpang dibanding sebelumnya yang hanya menggunakan Qris.

Untuk memudahkan masyarakat mengetahui informasi layanan transportasi umum di Kota Tangerang, saat ini sudah tersedia aplikasi Trans Tangerang. 

Masyarakat dapat mengetahui rute, armada, pembelian tiket sekaligus melacak kedatangan angkutan di setiap halte. Aplikasi ini dapat diunduh di Play Store.

TOKOH
Innalillahi, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Meninggal Dunia

Innalillahi, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Meninggal Dunia

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:25

Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi meninggal dunia pada Minggu, 19Juli 2026. Kabar duka tersebut tersebar melalui pesan singkat WhatsApp serta akun-akun dinas di Kota Tangerang.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

BANTEN
Cadangan Listrik Banten Surplus 30 Persen, Pemprov Jamin Kebutuhan Industri

Cadangan Listrik Banten Surplus 30 Persen, Pemprov Jamin Kebutuhan Industri

Rabu, 29 Juli 2026 | 18:37

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyatakan ketersediaan energi listrik di wilayahnya saat ini berada dalam kondisi surplus sebesar 30 persen dari total kapasitas daya tampung pemakaian.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill