Connect With Us

Segera Direlokasi, Satpol PP Datangi Pedagang Pasar Anyar Tagerang

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 21 November 2023 | 21:13

Petugas Satpol PP melakukan sosialisasi relokasi kepada para pedagang di Pasar Anyar, Kota Tangerang, Senin, 20 November 2023. (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Sebanyak 20 personil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang diterjunkan untuk memberikan sosialisasi terkait rencana relokasi kepada para pedagang di Pasar Anyar, Kota Tangerang.

Kepala Satpol PP Kota Tangerang Wawan Fauzi mengatakan, proses sosialisasi akan berlangsung selama tiga hari, terhitung sejak 20 hingga 22 November 2023 mendatang, berdasarkan hasil rapat koordinasi.

"Proses sosialisasi ini dilakukan untuk mensukseskan rencana revitaliasi Pasar Anyar dalam waktu dekat ini." ungkapnya Senin, 20 November 2023.

Wawan mengimbau agar para pedagang segera bersiap untuk direlokasi agar proses revitalisasi Pasar Anyar berjalan lancar dan rampung sesuai waktu yang telah direncanakan.

Selain itu, Wawan menegaskan pihaknya akan berupaya melakukan pendekatan yang humanis kepada para pedagang selama proses sosialisasi gabungan berlangsung.

"Intinya, kami menginformasikan kepada para pedagang untuk sesegera mungkin mempersiapkan diri untuk direlokasi selama proses revitalisasi Pasar Anyar berjalan," tutupnya.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BANTEN
Ada 160 Perusahaan Tambang Berizin di Banten, Pemprov Pantau Kewajiban Reklamasi Lahan

Ada 160 Perusahaan Tambang Berizin di Banten, Pemprov Pantau Kewajiban Reklamasi Lahan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 19:41

Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Banten mencatat sebanyak 160 perusahaan pertambangan telah mengantongi izin operasi produksi di wilayah Banten.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill