Connect With Us

Waspada Penipuan Ngaku Lazada Modus Pengembalian Dana, Warga Tangerang Rugi Rp10 Juta

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 5 Desember 2023 | 17:00

Chat penipu mengatasnamakan Lazada yang mengirim link pengembalian dana kepada korban warga Tanah Tinggi, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Penipuan dengan mengatasnamakan online shop kembali terjadi di Tangerang. Kali ini korbannya warga Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang.

Akibat penipuan itu korban Jejen, 48, mengalami kerugian sebanyak Rp10 juta.

Peristiwa ini berawal ketika korban memesan barang lewat aplikasi Lazada pada 28 November 2023, lalu.

Beberapa menit kemudian, ia mendapat telepon yang mengaku admin Lazada mengatakan jika barang tersebut kosong dan tokonya sudah bangkrut.

Pelaku lalu mengirim link dan meminta korban mengikuti arahannya untuk pengembalian dana.

"Saya langsung klik link tersebut, tapi habis diklik masuk ke aplikasi pinjaman online Akulaku, Adakami dan Kreditvo. Uang masuk ke rekening saya," katanya kepada TangerangNews, Selasa 5 Desember 2023.

Namun penipu kembali memintanya men-scan kode QR untuk memverifikasi pengembalian dana. Korban pun menuruti dengan memberikan kode OTP.  Setelah itu pelaku tidak menghubunginya lagi.

Beberapa jam kemudian, korban baru sadar jika ia telah ditipu. Uang tersebut ternyata berasal dari pinjaman online yang menggunakan data identitasnya. Kemudian uang itu ditransfer ke pelaku.

"Posisi saya habis sakit, baru sadar beberapa jam. Kerugian saya saat ini Rp10 juta, mau tidak mau saya harus bayar cicilan ke tiga aplikasi pinjol tersebut," terang Jejen.

Jejen yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan laundry ini juga mengaku bingung bagaimana cara membayar tagihan pinjol tersebut. Sebab gajinya tidak besar dan harus menafkahi 3 orang anak.

"Saya memohon kepada pihak berwajib kasus saya ini bisa dibantu, karena ini berbahaya bagi masyarakat lain," ujarnya sedih.

NASIONAL
Pemerintah Buka 35 Ribu Lowongan Pengelola Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan, Ini Syaratnya

Pemerintah Buka 35 Ribu Lowongan Pengelola Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan, Ini Syaratnya

Jumat, 17 April 2026 | 10:35

Menteri Koordinator (Menko) Pangan Zulkifli Hasan mengumumkan pembukaan rekrutmen besar-besaran untuk pengelolaan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) mulai 15 April 2026.

BISNIS
Setelah 5 Tahun, Menantea Akhiri Operasional Seluruh Gerai April 2026

Setelah 5 Tahun, Menantea Akhiri Operasional Seluruh Gerai April 2026

Selasa, 14 April 2026 | 14:11

Bisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.

OPINI
Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Selasa, 7 April 2026 | 15:06

Libur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill