80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Darurat Judi Online
Kamis, 14 Mei 2026 | 23:05
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mencatat hampir 200 ribu anak telah terpapar judi online, termasuk sekitar 80 ribu anak yang masih berusia di bawah 10 tahun.
TANGERANGNEWS.com – Warga Kelurahan Karawaci Baru, Kota Tangerang, akhirnya punya taman lingkungan. Taman yang dinamai Taman Cemara ini sudah cukup lama diimpikan. Warga menginginkan ada ruang terbuka hijau di tengah lingkungan sekaligus sebagai tempat olahraga dan rekreasi.
Warga mengusulkan pembangunan taman ke Pemkot melalui DPRD Kota Tangerang. Melihat keinginan warga yang begitu kompak dan antusias memiliki sarana olahraga dan bermain, Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Tengku Iwan Jayasyah mengawal usulan tersebut hingga direalisasikan Pemkot Tangerang.
Ia menuturkan, usulan pembangunan Taman Cemara Karawaci sudah sejak 2021 silam. Namun, pada saat itu masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Sehingga pembangunan infrastruktur banyak yang ditunda.
Tak berhenti di tahun 2021, pada anggaran tahun 2022 pembangunan Taman Cemara Karawaci kembali diusulkan. Hanya saja pada saat itu terjadi gagal lelang dan pembangunan kembai batal.
Tahun 2023 usulan pembangunan Taman Cemara terus dikawal. Sampai akhirnya terealisasi juga pembangunan taman yang berlokasi di lingkungan RW 07.
“2021 saya yang mengusulkan, di 2022 gagal lelang. Nah 2023 inilah dibangun dengan anggaran murni tapi dibangun pada bulan Oktober,” kata Tengku.
Taman yang dibangun dengan pagu anggaran sebesar Rp 1,95 milliar itu dilengkapi berbagai sarana. Seperti jogging track, rumput sintetis, lapangan futsal, tempat permainan anak hingga space untuk memasarkan produk UMKM.
Ia pun mengapresiasi Pemkot Tangerang yang telah merealisasikan pembangunan Taman Cemara sebagai sarana ruang terbuka di lingkungan warga.
Dia meminta warga dapat menjaga, merawat, dan menggunakan fasilitas yang sudah dibangun Pemkot Tangerang. Sehingga manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Dengan adanya taman tersebut, diharapkan masyarakat bisa memanfaatkan untuk bersosialisasi atau pun menjadi wadah masyarakat untuk berekreasi kecil. Makanya terus kita kawal,” pungkasnya.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mencatat hampir 200 ribu anak telah terpapar judi online, termasuk sekitar 80 ribu anak yang masih berusia di bawah 10 tahun.
TODAY TAGBulan Mei menjadi momentum spesial bagi para pelajar, mulai dari menghadapi ujian akhir hingga merayakan kelulusan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang Muhdorun mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membeli hewan kurban dan memastikan lapak penjualan memiliki stiker resmi dari Pemkot Tangerang.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews