Connect With Us

Akses Jalan Ditutup untuk Proyek Revitalisasi, Ratusan Pedagang Pasar Anyar Demo

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 25 Januari 2024 | 17:20

Para pedagang Pasar Anyar Kota Tangerang demo menolak penutupan akses jalan dalam rangka proyek revitalisasi, Kamis 25 Januari 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Ratusan pedagang Pasar Anyar Kota Tangerang melakukan aksi demo buntut, dari penutupan akses masuk pasar oleh pemerintah daerah setempat untuk mendukung proyek revitalisasi.

Dalam aksi tersebut para pedagang berkumpul di depan bangunan Pasar Anyar sambil spanduk-spanduk berisi tuntutan mereka, Kamis 25 Januari 2024.

Ida, pedagang pakaian mengatakan, akibat ditutupnya akses jalan, para pembeli jadi tidak bisa masuk ke pasar. Alhasil pedagang pun terkena dampaknya.

"Semua jalan menuju Pasar Anyar ditutup, sudah sekita satu minggu. Pendapatan kami jadi menurun, karena pembeli jadi susah mau masuk ke sini. Apalagi tukang daging dan sayur, itu kalau malam susah masukin barang," katanya

Sejak peutupan akses jalan itu, para pedagang rata-rata kehilangan pemasukan sampai 80 persen. Bahkan ada yang sampai tidak terjual sama sekali.

"Pasti pendapatan turun, cuma bisa bayar karyawan, kadang malan nombok," tegas Ida.

Sementara terkait pedagang yang diharuskan pindah dari Pasar Anyar sampai batas waktu tanggal 26 Januari 2024, menurut Ida diundur lantaran adanya penolakan.

Sebab, pedagang enggan pindah ke tempat baru yang terpisah dan jauh dari Pasar Anyar.

"Kami minta di satu lokasi. Tapi malah harus pindah ke tiga tempat berbeda dan jaraknya kejauhan. Kami pindah dipaksa, tidak sesuai kemauan kita, kemuan kita tidak didengar. Jadi kami memilih bertahan sampai Pemerintah memberi keadilan," tegasnya.

Seperti diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melakukan penyekatan jalur di beberapa titik, untuk membatasi mobilisasi aktivitas di Pasar Anyar selama beberapa hari mendatang.

Hal ini sebagai upaya kelancaran proses relokasi pedagang untuk mendukung proyek revitalisasi Pasar Anyar.

Ada empat titik lokasi penyekatan yakni meliputi Jalan H Abdullah (titik utara), Jalan TMP Taruna-Jalan Pasar Anyar Selatan (titik timur), Jalan Kiasnawi-Stasiun Tangerang (titik barat), dan perempatan pintu selatan Pasar Anyar (titik selatan).

BANTEN
Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Sabtu, 4 Juli 2026 | 21:39

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan tingkat aktivitas Gunung Api Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda, di antara Pulau Jawa dan Sumatra, dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

SPORT
Portugal Singkirkan Kroasia Lewat Gol Menit Akhir Ronaldo Cs, Tantang Spanyol di 16 Besar

Portugal Singkirkan Kroasia Lewat Gol Menit Akhir Ronaldo Cs, Tantang Spanyol di 16 Besar

Jumat, 3 Juli 2026 | 10:47

Portugal memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Kroasia dengan skor 2-1 pada laga babak 32 besar di Toronto Stadium, Kamis, 3 Juli 2026 WIB.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill