Connect With Us

Pedagang Emas Pasar Anyar Direlokasi Seluruhnya ke Metos

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 30 Desember 2023 | 15:35

Spanduk ucapan selamat datang untuk pedagang Pasar Anyar di mal Metropolis Town Square. (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Seluruh pedagang kering meliputi emas, pakaian, dan sejenisnya dari Pasar Anyar Kota Tangerang telah direlokasi sepenuhnya ke mal Metropolis Town Square atau dikenal dengan mal Metos.

Tercatat, terdapat 56 toko emas dari Pasar Anyar, yakni 48 toko emas dan 8 toko perak yang telah direlokasi ke Metos. Sementara untuk komoditi pakaian, gordyn, dan sebagainya dipindahkan secara bertahap.

Direktur Utama Perumda Pasar Titien Mulyati mengatakan, perpindahan dilakukan dengan bantuan kendaraan dari Perumda Pasar Kota Tangerang, namun ada juga yang berpindah secara mandiri dan menyewa tempat di luar yang disediakan Pemkot Tangerang.

"Mudah-mudahan, relokasi ini dapat berjalan dengan lancar. Sehingga, proses revitalisasi dapat berjalan sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan," kata Titien, Sabtu, 30 Desember 2023.

Titien mengimbau agar masyarakat Kota Tangerang mengunjungi lokasi-lokasi relokasi Pasar Anyar seperti Mal Metropolis Town Square sebagai lokasi untuk pasar kering yang menyediakan toko perhiasan dan pakaian.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill