Aplikasi E-PKK Tangsel Dilirik Penyangga IKN untuk Akselerasi Digital
Minggu, 14 Juni 2026 | 18:49
Aplikasi E-PKK dan E-Dasawisma Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menjadi percontohan nasional.
TANGERANGNEWS.com-Perajin alat musik tradisional Tionghoa di Kota Tangerang mulai terpinggirkan di era modern ini. Meski demikian, mereka tetap bertekad memelihara kelestarikan alat musik budaya mereka.
Seperti yang diungkapkan Goyong, salah satu pengrajin alat musik Tionghoa di Kampung Sewan, RT 01/04, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Neglasari, kota Tangerang, Jumat 2 Februari 2024.
Pria yang merupakan keturunan Tionghoa peranakan Tangerang atau biasa disebut Cina Benteng ini telah membuat alat musik tradisional tersebut sejak tahun 1973.
Ia mampu membuat alat musik seperti Tehyan, Sukong, dan Kon Yan yang biasa digunakan untuk kesenian musik Betawi, yakni Tanjidor.
"Dulu pesanan banyak, biasanya digunakan untuk setiap kegiatan masyarakat, terutama acara adat atau sebagai souvenir dari daerah wisata," kata Goyong.

Namun seiring berjalannya waktu, pesanan terus berkurang. Ditambah lagi ketika dihantam pandemi dua tahun lalu. Kini pengrajin alat musik Tionghoa di Kecamatan Neglasari sangat sedikit dijumpai.
Menurutnya hal ini karena masyarakat, terutama generasi muda kurang memiliki rasa bangga dan kepedulian untuk melestarikan budaya.
"Minat mereka untuk mempelajarinya kurang. Mereka lebih tertarik belajar kebudayaan asing. Salah satu faktor penyebabnya adalah kurangnya informasi kekayaan yang dimiliki Bangsa Indonesia," ungkap Goyong.
Goyong pun sempat menawarkan usulan kepada Pemkot Tangerang untuk bisa mendapat bantuan atau insentif, agar bisa terus memproduksi alat musik khas tersebut sehingga dapat dipertahankan kelestariannya.
Apalagi Goyong termasuk seniman yang berprestasi lantaran telah meraih sertifikat daerah dan nasional.
"Tapi sampai tiga kali mengusulkan sampai saat ini belum ada respon positif. Saya berharap kepada Pemkot Tangerang bisa memperhatikan budaya khas daerahnya, supaya alat musik ini tidak punah," tegasnya.
Aplikasi E-PKK dan E-Dasawisma Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menjadi percontohan nasional.
TODAY TAGPiala Dunia 2026 akan segera bergulir mulai 12 Juni 2026. Turnamen yang digelar di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, menjadi edisi pertama yang diikuti 48 negara peserta.
Menyambut momentum Piala Dunia 2026, Telkomsel bersama TVRI menghadirkan ‘Bola Gembira MAXStream TV’ sebagai solusi agar masyarakat Indonesia di berbagai wilayah, tetap dapat menikmati setiap pertandingan secara lebih fleksibel.
Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews