Connect With Us

Produksi Barongsai di Kota Tangerang Merosot 75 Persen Gegara Pemilu dan Produk Luar Negeri

Yanto | Sabtu, 3 Februari 2024 | 17:49

Perajin barongsai di Gang Eretan, RT03/06, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Tangerang, Sabtu 3 Februari 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Menjelang Imlek, perajin barongsai di Kota Tangerang mengeluhkan merosotnya penjualan karena sepi orderan.

Seperti yang dialami Kim Coan, perajin barongsai di Gang Eretan, RT03/06, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Tangerang, Sabtu 3 Februari 2024.

Pesanan yang biasanya banyak menjelang Imlek, tahun 2024 justru malah menurun hingga 75 persen. Jumlah tersebut merupakan yang terparah dari tahun-tahun sebelumnya.

"Kalau dibandingkan dengan situasi pada periode tahun lalu, jumlah orderan tahun ini turun drastis," katanya.

Ia mengatakan, dua pekan menjelang perayaan Imlek seperti sekarang biasanya menjadi momen sibuk karena pesanan barongsai yang tinggi. Namun kali ini, ia hanya menerima pesanan pentas seni saja.

Kim Coan menjelaskan merosotnya pesanan kerajinan barongsai disebabkan kalah bersaing dengan produk dari luar negeri, seperti China, yang harganya lebih murah.

"Produk lokal kalah sama produk dari luar negeri. Kebanyakan orang kita pada pesan dari sana dengan harga lebih murah dibanding harga lokal," ujarnya.

Selain itu, Imlek yang berbarengan dengan Pemilu 2024, diduga membuat masyarakat tidak terlalu melakukan perayaan besar-besaran, sehingga berpengaruh pada pesanan barongsai.

"Perayaan tahun ini tidak semangat seperti tahun lalu yang meriah. Sekarang bertepatan dengan pemilu," tambahnya.

Meskipun begitu, Kim Coan tetap melihat positif momentum perayaan Imlek tahun ini. Beberapa pernak-pernik khas Imlek seperti baju warna merah, lampion, stiker, tetap diminati oleh beberapa konsumen.

"Tahun ini simbol shio Naga mungkin banyak diminati, terutama baju-baju dengan motif Shino Naga," imbuhnya.

NASIONAL
80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Darurat Judi Online 

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Darurat Judi Online 

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:05

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mencatat hampir 200 ribu anak telah terpapar judi online, termasuk sekitar 80 ribu anak yang masih berusia di bawah 10 tahun.

KAB. TANGERANG
Banyak Warga Nikah Siri, 1.000 Pasangan di Kabupaten Tangerang Ditarget Ikut Isbat Nikah

Banyak Warga Nikah Siri, 1.000 Pasangan di Kabupaten Tangerang Ditarget Ikut Isbat Nikah

Kamis, 14 Mei 2026 | 17:51

Fenomena pernikahan siri atau pernikahan yang belum tercatat secara negara masih banyak ditemukan di tengah masyarakat Kabupaten Tangerang, terutama pasangan lanjut usia.

PROPERTI
Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Kamis, 14 Mei 2026 | 07:45

Suasana hunian bergaya resort dengan pemandangan danau luas kini tak hanya bisa ditemukan di Bali. Konsep serupa mulai hadir di Tangerang lewat peluncuran klaster premium Matera Lakeside di kawasan Gading Serpong.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill