Connect With Us

Hari Terakhir Masa Tenang, Bawaslu Kota Tangerang Sesalkan Peserta Pemilu Enggan Bersihkan APK

Yanto | Selasa, 13 Februari 2024 | 15:56

Pencopotan baliho caleg di kawasan Ciledug, Kota Tangerang, yang masih terpasang saat masa tenang, Selasa 13 Februari 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Hari terakhir masa tenang Pemilu 2024, Bawaslu kota Tangerang masih melakukan pembersihan alat peraga kampanye (APK) yang terpasang di sejumlah wilayah, Selasa 13 Februari 2024.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tangerang Komarulloh pun menyesalkan banyak peserta Pemilu 2024 yang enggan membersihkan alat peraga mereka secara mandiri di masa tenang ini.

"Setelah kami lakukan pengecekan di lapangan, ternyata masih banyak alat peraga kampanye seperti bendera, baliho besar, masih tertinggal. Baka dari itu pihak Bawaslu dan Satpol PP secara bertahap melakukan pembersihan APK," katanya.

Menurutnya, peserta pemilu yang tidak membersihkan APK masing-masing di masa tenang Pemilu 2024 tergolong melakukan pelanggaran administrasi.

Seab, penurunan APK sebetulnya bukan hanya tanggung jawab Bawaslu maupun Satpol-PP. Tetapi merupakan tanggung jawab para peserta pemilu 2024 yang memasangnya.

"Pelanggar administrasi, sanksinya APK dibersihkan oleh panwaslu, Satpol PP, pihak instansi-instansi lain. Alhamdulillah mendukung kami membersihkan APK," ujarnya.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

KOTA TANGERANG
Cari Informasi Keimigrasian Lebih Mudah, Warga Tangerang Bisa Akses Layanan SAPA Imigrasi

Cari Informasi Keimigrasian Lebih Mudah, Warga Tangerang Bisa Akses Layanan SAPA Imigrasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:28

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang profesional dan responsif.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill