Connect With Us

UPT Samsat Cikokol Targetkan Pajak Air Permukaan Capai Rp10 Miliar

Redaksi | Jumat, 1 Maret 2024 | 11:45

Kepala UPTD Samsat Cikokol Tangerang Dwi Nopriadi Atma Wijaya (kiri) berhasil melampaui target pendapatan pajak tahun 2023 (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- UPT Samsat Cikokol Kota Tangerang menargetkan pendapatan daerah Provinsi Banten dari sektor pajak air permukaan (PAP) sedikitnya mencapai Rp10 Miliar untuk tahun anggaran 2024.

Kepala UPT Samsat Cikokol Dwi Nopriadi Atmawijaya mengatakan, untuk mencapai target tersebut pihaknya akan melakukan sidak ke sejumlah perusahaan di Kota Tangerang.

Menurutnya, sidak dilakukan untuk memperoleh wajib pajak baru bagi Samsat Cikokol.

"(Samsat Cikokol) akan melakukan sidak kepada tiga perusahaan lagi yang semoga ke depannya dapat menjadi wajib pajak baru," bebernya.

Adapun sidak pajak air permukaan bekerja sama dengan Satpol PP Provinsi Banten, BKSDA Provinsi Banten dan sejumlah pihak terkait lainnya.

"Semoga melalui upaya ini target pendapatan pajak air peemukaan tersebut dapat tercapai dan mudah-mudahan bisa melampaui target yang telah ditetapkan," pungkas Dwi. 

HIBURAN
6 Keunggulan adidas Adizero Evo SL

6 Keunggulan adidas Adizero Evo SL

Selasa, 10 Februari 2026 | 08:56

Adidas Adizero Evo SL dikenal sebagai salah satu varian terbaik dari lini Adizero yang dirancang khusus untuk pelari yang mengejar kecepatan. Sepatu ini hadir dengan teknologi modern seperti midsole Lightstrike Pro

WISATA
Sambut Ramadan 2026, VIVERE Hotel Luncurkan Paket Menu Timur Tengah dan Nusantara

Sambut Ramadan 2026, VIVERE Hotel Luncurkan Paket Menu Timur Tengah dan Nusantara

Jumat, 13 Februari 2026 | 21:14

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan pengalaman berbuka puasa bertajuk “A Wishful Ramadan” yang digelar di Yin & Yum All Day Dining, lantai 8

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill