KRL Tangerang Sempat Lumpuh, Penumpang Menumpuk di Stasiun Duri hingga Malam Hari
Kamis, 28 Mei 2026 | 13:01
Perjalanan KRL Commuter Line lintas Duri-Tangerang sempat mengalami gangguan pada Selasa, 26 Mei 2026, sore, lalu.
TANGERANGNEWS.com-Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Cikokol, Kota Tangerang kerap ramai didatangi para wajib pajak.
Namun sayangnya, hal tersebut tidak diimbangi dengan pelayanan yang cepat. Akhirnya banyak masyarakat yang mengeluhkan pelayanan tersebut.
Berdasarkan pantauan TangerangNews pada Senin 6 Juni 2022, Samsat yang berlokasi di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Tangerang tersebut tampak membeludak.
Para wajib pajak serta biro jasa rela antre di loket pembayaran untuk menunaikan kewajibannya membayar pajak. Namun, wajib pajak menganggap pelayanan di Samsat Cikokol lambat.
"Pelayanannya lambat banget memang. Saya ini mau bayar pajak, mau menjadi warga negara yang taat pajak, tetapi kalau pelayanannya lambat ya jadi malas," ujar salah satu wajib pajak berinisial M, saat ditemui di Samsat Cikokol.
Dia mengaku datang ke Samsat Cikokol sekitar pukul 09.00 WIB, untuk mengurus pergantian kaleng lima tahunan kendaraan sepeda motor. Namun baru selesai di pukul 14.30 WIB.
Ia awalnya datang ke pelayanan penggesekan nomor rangka mesin kendaraan dan membayar Rp30 ribu. Kemudian, ia diarahkan untuk masuk ke dalam Samsat Cikokol dan menunggu pembayaran yang cukup lama di loket kasir.
Setelah itu, ia diarahkan untuk ke loket pelayanan validasi pengecekan nomor kendaraan bermotor, karena nomor kendaraanya terblokir.
"Jadi, banyak loket yang harus dilewati, ini cukup ribet dan memakan waktu. Soalnya saya harus bekerja juga," katanya.
Ia berharap, pihak Samsat Cikokol bisa meningkatkan kinerja pelayanannya menjadi lebih baik, efektif, dan efisien, agar wajib pajak bisa merasakan kenyamanan.
Perjalanan KRL Commuter Line lintas Duri-Tangerang sempat mengalami gangguan pada Selasa, 26 Mei 2026, sore, lalu.
TODAY TAGKasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Kini wajah Situ Cihuni, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, berubah total. Situ seluas 22 hektar ini dulunya dikenal sebagai area terbengkalai. Ilalang tinggi, semak liar, hingga kesan menyeramkan pernah melekat di kawasan tersebut.
Upaya penyelundupan emas dari Indonesia ke luar negeri berhasil digagalkan di Terminal 3 Keberangkatan Internasional Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews