Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari
Rabu, 29 Juli 2026 | 16:10
Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.
TANGERANGNEWS.com-Aksi pencurian dengan modus memecahkan kaca mobil kembali terjadi di kawasan Tangerang.
Kali ini mobi milik seorang pemuda bernama Fahri Aminullah, 27, dibobol saat parkir di Jalan Proklamasi, Kelurahan Cimone Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang.
Kejadian itu terekam CCTV di lokasi dimana terlihat pelaku mengendarai motor. Pelaku beraksi meski kondisi jalan ramai kendaraan yang melintas.\
Kapolsek Karawaci Polres Metro Tangerang Kota Kompol Antonius saat di konformasi membenarkan peristiwa pencurian modus pecah kaca yang terjadi di sebrang KUA Kecamatan Karawaci.
Berdasarkan informasi saksi di tempat, aksi pencurian terjadi pada Jumat 8 Maret 2024, sekira pukul 08.30 WIB.
"Ketika itu memarkirkan mobilnya di atas trotoar seberang KUA. Korban hendak untuk mengurus administrasi pernikahan," ujarnya, Sabtu 9 Maret 2024.
Setelah selesai dengan urusannya, korban kembali ke mobil dan mendapati kaca pintu mobil bagian depan sebelah kiri dalam sudah pecah.
"Barang berupa laptop dan dompet yang diletakkan di atas jok depan sebelah kiri sudah tidak ada," kata Antonius.
Dengan adanya kejadian tersebut, korban mengalami kerugian Rp 6.500.000. Kemudian korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Karawaci. Saat ini kasus masih dalam penyelidikan petugas.
Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.
TODAY TAGPerkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.
Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews