Cuma 2 Hari, Serunya Keliling Nusantara di Pesta Budaya Gading Serpong
Minggu, 5 April 2026 | 14:06
Akhir pekan ini warga Tangerang dan sekitarnya tidak perlu bingung mencari tempat hiburan.
TANGERANGNEWS.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melakukan berbagai upaya untuk menyukseskan rencana revitalisasi Pasar Anyar yang dikerjakan langsung oleh pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR.
Salah satunya ialah menyiapkan tempat relokasi bagi para pedagang agar tetap bisa melakukan aktivitas jual beli selama proses revitalisasi berlangsung.
Sebelumnya, Pemkot Tangerang menyiapkan Mal Metropolis dan Plaza Shinta Cimone untuk tempat relokasi, namun menuai berbagai penolakan dari pedagang.
Setelah melakukan mediasi, Pemkot Tangerang dan perwakilan pedagang sepakat menambah tempat relokasi, yakni di Pasar Mambo dan Pasar Anyar Selatan.
Lalu, Pemkot Tangerang kemudian mempersiapkan Pasar Anyar Selatan agar layak pakai sebagai tempat relokasi pedagang.
Pasalnya, area seluas 2.433 M2 itu sebelumnya merupakan lahan tak terurus dan dipenuhi ilalang.
Selain itu, sejumlah fasilitas juga ditambahkan seperti pemasangan tenda, flooring, kios, hingga ketersediaan instalasi listrik.
Hal itu pun diakui salah satu pelanggan Pasar Anyar, Dewi, menurutnya Pasar Anyar Selatan sudah cukup layak untuk melakukan aktivitas jual beli.
"Jadi rapih ini sekarang, udah dikasih tenda, dicor juga lantainya jadi enggak becek kalau hujan," ujarnya.
Untuk itu, Pemkot Tangerang mengimbau para pedagang yang belum pindah agar dapat segera pindah ke tempat relokasi sesuai kesepakatan.
Sebab, relokasi tersebut sifatnya hanya sementara sembari menunggu wajah baru Pasar Anyar yang lebih modern, nyaman, bersih dan sehat selesai dibangun kembali.
Akhir pekan ini warga Tangerang dan sekitarnya tidak perlu bingung mencari tempat hiburan.
TODAY TAGSebuah video rekaman CCTV yang memperlihatkan ayah dan anak berboncengan sepeda motor nyaris tertabrak kereta viral di media sosial.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews