Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan
Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TANGERANGNEWS.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melakukan berbagai upaya untuk menyukseskan rencana revitalisasi Pasar Anyar yang dikerjakan langsung oleh pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR.
Salah satunya ialah menyiapkan tempat relokasi bagi para pedagang agar tetap bisa melakukan aktivitas jual beli selama proses revitalisasi berlangsung.
Sebelumnya, Pemkot Tangerang menyiapkan Mal Metropolis dan Plaza Shinta Cimone untuk tempat relokasi, namun menuai berbagai penolakan dari pedagang.
Setelah melakukan mediasi, Pemkot Tangerang dan perwakilan pedagang sepakat menambah tempat relokasi, yakni di Pasar Mambo dan Pasar Anyar Selatan.
Lalu, Pemkot Tangerang kemudian mempersiapkan Pasar Anyar Selatan agar layak pakai sebagai tempat relokasi pedagang.
Pasalnya, area seluas 2.433 M2 itu sebelumnya merupakan lahan tak terurus dan dipenuhi ilalang.
Selain itu, sejumlah fasilitas juga ditambahkan seperti pemasangan tenda, flooring, kios, hingga ketersediaan instalasi listrik.
Hal itu pun diakui salah satu pelanggan Pasar Anyar, Dewi, menurutnya Pasar Anyar Selatan sudah cukup layak untuk melakukan aktivitas jual beli.
"Jadi rapih ini sekarang, udah dikasih tenda, dicor juga lantainya jadi enggak becek kalau hujan," ujarnya.
Untuk itu, Pemkot Tangerang mengimbau para pedagang yang belum pindah agar dapat segera pindah ke tempat relokasi sesuai kesepakatan.
Sebab, relokasi tersebut sifatnya hanya sementara sembari menunggu wajah baru Pasar Anyar yang lebih modern, nyaman, bersih dan sehat selesai dibangun kembali.
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TODAY TAGEarnings call menjadi salah satu momen penting dalam dunia investasi karena mempengaruhi pergerakan pasar global. Tidak hanya saham, dampaknya juga bisa merembet ke market crypto.
Memulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews