Ubah Limbah Jadi Berkah, Alfamart Hadirkan Mesin Pengumpul Minyak Jelantah di Tangerang
Selasa, 27 Januari 2026 | 23:40
Masalah limbah minyak goreng bekas atau minyak jelantah yang sering kali mencemari lingkungan kini menemukan solusi inovatif.
TANGERANGNEWS.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melakukan berbagai upaya untuk menyukseskan rencana revitalisasi Pasar Anyar yang dikerjakan langsung oleh pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR.
Salah satunya ialah menyiapkan tempat relokasi bagi para pedagang agar tetap bisa melakukan aktivitas jual beli selama proses revitalisasi berlangsung.
Sebelumnya, Pemkot Tangerang menyiapkan Mal Metropolis dan Plaza Shinta Cimone untuk tempat relokasi, namun menuai berbagai penolakan dari pedagang.
Setelah melakukan mediasi, Pemkot Tangerang dan perwakilan pedagang sepakat menambah tempat relokasi, yakni di Pasar Mambo dan Pasar Anyar Selatan.
Lalu, Pemkot Tangerang kemudian mempersiapkan Pasar Anyar Selatan agar layak pakai sebagai tempat relokasi pedagang.
Pasalnya, area seluas 2.433 M2 itu sebelumnya merupakan lahan tak terurus dan dipenuhi ilalang.
Selain itu, sejumlah fasilitas juga ditambahkan seperti pemasangan tenda, flooring, kios, hingga ketersediaan instalasi listrik.
Hal itu pun diakui salah satu pelanggan Pasar Anyar, Dewi, menurutnya Pasar Anyar Selatan sudah cukup layak untuk melakukan aktivitas jual beli.
"Jadi rapih ini sekarang, udah dikasih tenda, dicor juga lantainya jadi enggak becek kalau hujan," ujarnya.
Untuk itu, Pemkot Tangerang mengimbau para pedagang yang belum pindah agar dapat segera pindah ke tempat relokasi sesuai kesepakatan.
Sebab, relokasi tersebut sifatnya hanya sementara sembari menunggu wajah baru Pasar Anyar yang lebih modern, nyaman, bersih dan sehat selesai dibangun kembali.
Masalah limbah minyak goreng bekas atau minyak jelantah yang sering kali mencemari lingkungan kini menemukan solusi inovatif.
TODAY TAGPersita Tangerang langsung mengalihkan fokus ke laga berikutnya setelah bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews