Cuma 2 Hari, Serunya Keliling Nusantara di Pesta Budaya Gading Serpong
Minggu, 5 April 2026 | 14:06
Akhir pekan ini warga Tangerang dan sekitarnya tidak perlu bingung mencari tempat hiburan.
TANGERANGNEWS.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melakukan berbagai upaya dalam rangka menjaga stok dan kestabilan harga pangan di bulan Ramadan.
Salah satunya ialah menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Ramadan, yang sudah berlangsung selama tiga hari dan menuai antusiasme masyarakat.
Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang Nurdin mengatakan, GPM digelar sebagai wujud sinergi Pemkot Tangerang dengan Pemerintah Pusat memastikan ketersediaan stok serta komoditi yang dibutuhkan masyarakat dapat diperoleh dengan harga terjangkau.
"Terlebih selama bulan Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri," ujar Nurdin saat meninjau GPM di halaman Kantor Kelurahan Margasari, Kelurahan Karawaci, Kota Tangerang, Senin, 18 Maret 2024.
Dia menjelaskan, harga-harga komoditi pangan dalam GPM Ramadan tersebut telah sesuai dengan ketetapan Pemerintah Pusat berdasarkan Harga Eceran Tertinggi (HET).
"Kami akan terus mengupayakan agar harga pangan terutama beras, dapat selalu stabil," tegas Nurdin.
Selain GPM, Pemkot Tangerang juga menggelar bazar serentak di 104 kelurahan yang sudah berlangsung selama dua pekan.
Nurdin mengimbau, agar masyarakat tidak perlu risau apalagi sampai melakukan panic buying.
Salah satu warga, Neng mengaku sangat terbantu dengan adanya GPM Ramadan tersebut.
Pasalnya, harga beras dapat diperoleh dengan Rp52 Ribu/5Kg, di banding harga pasaran rata-rata mencapai Rp13 Ribu per kilogramnya.
"Lebih murah dari harga pasar, jadi bisa lebih hemat dalam memenuhi kebutuhan keluarga," pungkasnya.
Akhir pekan ini warga Tangerang dan sekitarnya tidak perlu bingung mencari tempat hiburan.
TODAY TAGPT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten menambah kapasitas listrik untuk PT Anyar Mitra Resort Sejati sebagai bagian dari dukungan terhadap pengembangan sektor pariwisata di wilayah Banten Selatan.
Baru-baru ini, di sebuah ruang sidang di Kabupaten Karo, akal sehat kolektif kita baru saja dieksekusi tanpa ampun. Seorang Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan wajah serius—dan mungkin tanpa beban dosa—menggugat sebuah realitas ekonomi modern
Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) mendorong brand lokal berbasis Intellectual Property (IP) atau kekayaan intelektual agar mampu bersaing di panggung global.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews