Connect With Us

Viral Modus Penipuan Ibu dan Anak Pura-pura Sakit, Pernah Curi HP di RS Tangerang

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 3 April 2024 | 14:23

Potongan video Suherna dan Rizal diduga melakukan penipuan pura-pura sakit. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Beredar video di media sosial seorang ibu bernama Suherna bersama anaknya Rizal alias Izal diduga melakukan penipuan dengan berpura-pura sakit.

Hal itu diungkap oleh akun TikTok @Telmisartan dalam video berdurasi 33 detik yang diunggah pada 25 Maret 2024, lalu.

Akun tersebut menyebut, terungkapnya modus penipuan ini berawal saat ia dan rekannya sedang berada di salah satu rumah sakit di wilayah Jakarta.

Tiba-tiba, Suherna meminta tolong memesankan taksi online melalui aplikasi. Sambil menunggu kedatangan mobil datang, ia dan rekannya bertanya kepada Suherna terkait sakit yang dialami Izal.

Menurut akun tersebut, Suherna mengaku anaknya baru saja selesai melakukan operasi bypass jantung dan tengah menderita gagal ginjal.

Lalu, akan segera melakukan tindakan operasi kepala lantaran memiliki riwayat kanker di kepalanya.

"Suherna bilang after operasi anaknya butuh kursi roda agar nanti waktu kontrol tidak kesulitan, karena anaknya harus dipasang oksigen," tulis akun @Telmisartan dikutip Rabu, 3 April 2024.

Suherna dan Izal juga menerima bantuan uang tunai sebesar Rp300 ribu dari pasien lain agar dapat membeli kursi roda bekas.

"Tapi saya berinisiatif mengadakan open donasi agar rizal mendapat kursi roda yang layak," tambah akun tersebut.

Namun, betapa kagetnya saat dikonfirmasi kediaman Suherna, ternyata terlihat Izal masih dapat bermain dan berlari seperti anak sehat pada umumnya.

Setelah meminta keterangan RT setempat, Suherna buka pertama kali melakukan penipuan dengan modus berpura-pura sakit.

Sebelumnya, Suherna pernah kedapatan mencuri dua buah ponsel salah satu rumah saki di kawasan Ciledug, Kota Tangerang. Bahkan, sempat melibatkan pihak kepolisian.

Dalam kolom komentar video tersebut, banyak warganet mengaku pernah menjumpai Suherna bersama anaknya. Keduanya kerap beraksi di wilayah Tangerang dan Jakarta.

"ya Allah kak aku pernah ketemu ibu ini di rs mulya tangerang, anaknya jalan nya ngerangkak gitu dan sama ibu ini cerita seperti yg diceritain dicaption kk," komentar akun @DebbyRamadyah.

"aku juga pernah ketemu ibu dan adik ini di EMC Tangerang tahun lalu. ibunya cerita persis bgt sama apa yang kakak ceritain, cuma waktu itu ibunya ga mengeluh tentang kursi roda, cuma ngeluh si dedek -," timpal akun @itsbnana.

"SRIUSS GW PERNAH NGOBROL SAMA IBU INI DI RSUD TGR MANA CERITANYA SAMA. Gw prihatin gw kira beneran," tambah akun @Evee

Selain itu, Suherna juga kerap menjebak Drive ojek online (ojol) dari rumahnya dengan alasan antar pulang pergi. Namun saat ditunggu, Suherna dan Izal justru pulang menggunakan taksi online yang dipesankan oleh orang lain.

Kasus ini pun menarik perhatian Youtuber sosial, Pratiwi Noviyanthi yang segera mendatangi lokasi kediaman Suherna dan Izal bersama timnya.

"Anaknya enggak sakit, sudah ada pengakuan," ucap Novi.

BISNIS
Beli Motor Honda di Tangerang Dapat Diskon Promo Tahun Baru Sampai Rp2 Juta, Ini Rinciannya

Beli Motor Honda di Tangerang Dapat Diskon Promo Tahun Baru Sampai Rp2 Juta, Ini Rinciannya

Jumat, 9 Januari 2026 | 20:41

Promo spesial berupa potongan harga sampai Rp2 juta ini berlaku hingga akhir Januari untuk membantu konsumen memiliki motor impian dengan lebih mudah dan hemat.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Tambah Bantuan Logistik 50 KK Terdampak TPA Cipeucang

Pemkot Tangsel Tambah Bantuan Logistik 50 KK Terdampak TPA Cipeucang

Minggu, 11 Januari 2026 | 10:56

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menambah volume bantuan logistik bagi warga yang tinggal di zona terdampak langsung Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang.

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

NASIONAL
Berkendara Lawan Arah Bisa Dipenjara 5 Tahun

Berkendara Lawan Arah Bisa Dipenjara 5 Tahun

Minggu, 11 Januari 2026 | 11:35

Masih berani melawan arah demi menghemat waktu beberapa menit? Sebaiknya pikirkan berkali-kali. Selain mempertaruhkan nyawa, tindakan ceroboh ini bisa menyeret Anda ke balik jeruji besi hingga 5 tahun penjara.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill