Connect With Us

Dorong Transparansi Belanja Daerah, Pemkot Tangerang Luncurkan Kartu Kredit Indonesia 

Fahrul Dwi Putra | Senin, 22 April 2024 | 16:49

Pemkot Tangerang meluncurkan Kartu Kredit Indonesia di Puspem Kota Tangerang, Senin, 22 April 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang meluncurkan Kartu Fisik Kartu Kredit Indonesia (KKI), sesuai dengan arahan dan instruksi dari Presiden Republik Indonesia (RI).

Peluncuran itu dilakukan sekaligus saat apel pagi pegawai Pemkot Tangerang pada Senin, 22 April 2024.

Adanya KKI diharapkan dapat mendorong kemudahan proses pengeluaran biaya daerah.

Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang Nurdin presiden telah memberikan arahan tersebut agar percepatan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD)

Nantinya, pembayaran transaksi langsung oleh dinas akan menggunakan KKPD tersebut.

"Dari hasil kerjasama dengan Bank Jabar ini kita menghadirkan KKI untuk penggunaan Pemkot Tangerang," ujar Nurdin.

Kartu Kredit Indonesia ini juga difasilitasi oleh BJB guna mempermudah proses administrasi pembelanjaan daerah bagi setiap dinas yang ada di lingkup pemerintah daerah kota Tangerang.

Lebih lanjut, melalui sistem ini perjalanan dinas menggunakan LKP akan dapat terekam, baik jumlah biaya tiket, biaya hotel dan sebagainya, sehingga lebih transparan.

"Begitu juga baik untuk teman teman di sekolah, mereka membelanjakan dan BOS untuk perlengkapan alat tulis kerja (atk) pun pakai LKP," tambahnya.

Nurdin menegaskan, penggunaan pihaknya akan mendorong penggunaan Kartu Kredit Indonesia di seluruh dinas di Kota Tangerang untuk merealisasikan tranparansi biaya pembelanjaan.

"Kalau untuk saat ini baru hanya 10 dinas yang menggunakan. Ini semua mengikuti instruksi arahan pak presiden langsung," ungkap Nurdin.

Sementara itu, Pimpinan BJB wilayah 4 Adi Arif Wibawa mengatakan, penggunaan kartu kredit Indonesia digunakan untuk pembelanjaan barang dan jasa non tunai dalam negeri.

"Jadi dari sisi pengeluaran pemerintah daerah itu bisa diefisiensikan, semua belanja daerah itu bisa menggunakan kartu kredit Indonesia. Dimana, pemerintah kota Tangerang sudah bermitra dengan bank BJB untuk mengeluarkan kartu kredit Indonesia ini," ungkapnya.

Arif menjelaskan, semua pengeluaran tersebut akan terekam jejaknya, dan sudah pasti nantinya pun pemerintah kota akan meminta kepada kami juga pada saat melakukan rekonsiliasi. Kalau ada pelanggaran itu nanti kembalikan lagi kepada inspektorat.  

" Satu OPD itu satu kartu kredit, untuk jumlah limitnya itu mulai dari Rp200 juta sampai 1 milyar," pungkasnya.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

NASIONAL
Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Rabu, 7 Oktober 2026 | 21:41

Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill