Connect With Us

Kejari Kota Tangerang Musnahkan 3,2 Kg Sabu, 2,3 Kg Ganja dan 1,8 Kg Tembakau Gorilla

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 21 Mei 2024 | 21:15

Pemusnahan barang bukti 216 perkara kasus pidana oleh Kejaksaan Negeri Kota Tangerang, Selasa 21 Mei 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang memusnahkan berbagai barang bukti tindak pidana, mulai dari narkoba hingga senjata api, Selasa 21 Mei 2024.

Pemusnahan dilakukan dengan cara diblender untuk narkoba jenis sabu atau obat-obatan keras. Kemudian ganja dimusnahkan dengan cara dibakar.

Sedangkan barang bukti senjata api, senjata tajam dan barang lainnya dipotong dengan mesin.

Kepala Kejaksaan negeri (Kajari) Kota Tangerang I Ketut Maha Agung mengatakan barang bukti yang dimusnahkan ini berasal dari 216 perkara kasus yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkracht, periode Desember 2023 hingga Mei 2024.

"Perkara tersebut di antaranya 134 kasus narkotika dan 82 perkara non narkotika seperti tentang pembunuhan, penganiayaan, pencurian, penipuan, perlindungan anak, perdagangan, uang palsu hingga tentang cukai," ujarnya.

 Adapun barang bukti yang dimusnahkan antara lain sabu-sabu seberat 3.259,6 gram (3,2 Kg), ganja 2.384,9 gram (2,3 Kg), tembakau sintetis gorilla 1.893,8 gram (1,8 Kg).

Kemudian, obat-obatan seperti hexymer 3.177 butir, tramadol 9.764 butir, trihexyphenidyl 1.911 butir, obat nimetazepam 1.933 gram, delta 9 tetrahydrocannabinol 1.603 gram, paracetamol 396 butir dan obat-obatan campuran 2.248 butir.

Selain itu, aja juga barang bukti non narkotika yang dimusnahkan seperti ponsel berbagai merk 174 unit, senjata jenis korek, 4 pucuk, senjata tajam jenis parang, samurai dan celurit 58 bilah, timbangan elektrik berbagai merk 43 unit, bong atau alat hisap sabu 12 buah.

Lalu, kunci t berikut anak kunci t, tang dan kunci master 30 buah, uang palsu pecahan Rp100.000 sebanyak 110 lembar, uang palsu pecahan Rp 50.000 sebanyak 19 lembar, minuman keras berbagai merk tanpa cukai 53 botol.

Menurut I Ketut Maha Agung, pemusnahan barang bukti adalah tugas dari jaksa dalam melaksanakan putusan pengadilan.

"Ini dilakukan dalam rangka menghindari adanya penyalahgunaan atau penyimpangan terhadap barang bukti yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap," tegasnya.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

KOTA TANGERANG
Diana Rosiyana Dilantik Anggota DPRD Kota Tangerang, Siap Perjuangkan Aspirasi Warga

Diana Rosiyana Dilantik Anggota DPRD Kota Tangerang, Siap Perjuangkan Aspirasi Warga

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:16

Diana Rosiyana resmi dilantik menjadi anggota DPRD Kota Tangerang melalui mekanisme pergantian antarwaktu (PAW), Senin 12 Oktober 2026.

BANTEN
16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

Kamis, 8 Oktober 2026 | 11:15

Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill