Connect With Us

Sopir Angkot Kritis Digorok Teman di Cibodas Tangerang

Yanto | Senin, 3 Juni 2024 | 04:44

Sopir angkot kritis usai digorok rekannya di Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Minggu 2 Juni 2024, malam. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Seorang sopir angkot angkot R.02 Rute Perumnas 1-Poris Plawad menjadi korban kekerasan. Korban berinisial EN, digorok rekannya di Jalan Marak Raya, Kelurahan Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, Minggu 02 Juni 2024.

Suhandi warga sekitar mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 22.30 WIB. Korban awalnya terlihat berjalan bersama rekannya. Tiba-tiba saja, korban menghampiri warga sekitar meminta tolong untuk dibawa ke rumah sakit.

"Tadi korban nyamperin saya sama warga lainnya meminta tolong. Awalnya kita tidak tahu korban lehernya mengeluarkan darah. Saat dilihat lehernya luka sobek, kami langsung membawa korban ke Rumah Sakit Tiara Karawaci," ujarnya.

Menurutnya korban berhasil diselamatkan tetapi dalam kondisi kriti dan masih mendapat perawatan rumah sakit. Sementara pelaku berhasil melarikan diri. Sebab, warga sibuk menolong korban hingga tidak menghiraukan pelaku.

Terkait kronologis dan pemicu aksi tersebut, Suhandi mengaku tidak mengetahuinya.

"Pelaku orang Palembang, berhasil melarikan diri saat melakukan aksi percobaan pembunuhan terhadap rekannya orang Lampung inisial EN. Sebabnya kenapa, saya belum tahu," jelas Suhandi.

Berdasarkan informasi, korban sudah dipindahkan dari RS Tiara ke RSUD Kabupaten Tangerang.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill