Connect With Us

Rintihan Penagih Utang Terdengar saat Meregang Nyawa Usai Digorok di Ciputat

Rachman Deniansyah | Senin, 17 Januari 2022 | 16:13

Lokasi kejadian di Kampung Bulak, Serua, Ciputat, Tangerang Selatan, Senin, 17 Januari 2022. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Suara rintihan sempat terdengar saat seorang penagih utang bernama Namira Siregar, tengah meregang nyawa di teras salah satu kontrakan yang terletak di Kampung Bulak, Serua, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Senin, 17 Januari 2022. 

Tubuhnya tak berdaya akibat ditebas dengan senjata tajam oleh nasabahnya, seorang pedagang gorengan.

Ia merintih meminta pertolongan kepada warga sekitar yang ada di lokasi. Sementara darahnya terus mengalir dari luka yang menganga tepat di lehernya. 

"Tolong saya. Tolong, tolong," ucap salah satu saksi mata, Evan Kautsar, 17, menirukan ucapan korban.

Setelah mendengar rintihan itu, Evan tak langsung menolongnya. Ia memilih untuk bergegas melaporkan peristiwa yang disaksikannya itu ke pihak berwajib.

Namun tak lama, korban mengembuskan nafas terakhirnya. Nyawanya tak tertolong akibat kehabisan banyak darah. 

Baca Juga :

"Saya takut kesalahan. Bank keliling (penagih utang) itu minta tolong, kondisinya sudah lemas. Bersimbah darah dan tergeletak. Ada luka di bagian lehernya," tuturnya. 

Korban yang merupakan penagih utang itu, kata Evan, sempat terlihat beberapa kali mondar-mandir. 

"Sering mondar-mandir, kata orang memang bank keliling suka nagih. Tapi saya pikir saudaranya, makanya enggak tahu," kata Evan.

Seperti diketahui sebelumnya, penagih utang, Namira Siregar berduel dengan nasabahnya, pedagang gorengan, Senin, 17 Januari 2022, pagi.

Saat itu sempat terdengar adanya keributan. Setelah itu warga menemukan keduanya tergeletak di depan pintu kontrakan dengan bersimbah darah.

Namira Siregar tewas di lokasi setelah sempat merintih meminta pertolongan. Sementara tukang gorengan yang belum diketahui identitasnya dalam keadaan kritis.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

TEKNO
Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One

Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One

Senin, 5 Oktober 2026 | 18:54

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.

KOTA TANGERANG
Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:12

Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

KAB. TANGERANG
Kenaikan Harga Solar Hambat Retribusi dan Pengangkutan Sampah di Kabupaten Tangerang

Kenaikan Harga Solar Hambat Retribusi dan Pengangkutan Sampah di Kabupaten Tangerang

Jumat, 9 Oktober 2026 | 18:57

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis solar berdampak langsung pada operasional pengangkutan sampah di Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill