Connect With Us

Ditagih Utang, Pedagang Gorok Rentenir di Ciputat Tangsel hingga Tewas 

Rachman Deniansyah | Senin, 17 Januari 2022 | 14:07

Lokasi kejadian di Kampung Bulak, Serua, Ciputat, Tangerang Selatan, Senin, 17 Januari 2022. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Berawal dari persoalan utang, seorang penagih yang diketahui bernama Namira Siregar tewas usai disabet senjata tajam di bagian leher oleh pedagang di Kampung Bulak, Serua, Ciputat, Tangerang Selatan, Senin, 17 Januari 2022. 

Saksi mata kejadian, Evan Kautsar, 17, menyebut peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu sempat terdengar adanya keributan. Diduga, keributan itu terjadi antara penagih utang dan pedagang gorengan.

 "Awalnya saya lagi di depan terus dengar ada warga yang ngasih tahu, nih ada yang ribut. Terus saya langsung ke lokasi," ujat Evan di lokasi. 

Setelah bergegas ke lokasi, ternyata korban sudah tak berdaya bersimbah darah. Korban sudah tergeletak di teras kontrakan pedagang yang diduga menjadi pelaku dalam peristiwa pembunuhan itu. 

Ia sempat mendengar korban merintih kesakitan. Sembari meminta tolong padanya.

"Saya melihat sudah bersimbah darah banyak. Sudah tergeletak saja gitu. Korban sempat minta tolong ke saya, tapi saya takut kesalahan. Saya langsung lari ke pos polisi," tuturnya. 

Tak lama, polisi pun datang. Namun, korban sudah tak terselamatkan. Sedangkan pedagang gorengan, dalam keadaan kritis. 

"Korban sudah enggak sadar diri, terus tukang gorengan masih bergerak, sudah lemas. Kritis gitu," imbuhnya. 

Pantauan di lokasi, kontrakan yang menjadi saksi bisu pembunuhan seorang penagih utang itu kini telah dipasang garis polisi. 

Namun tepat di depan pintu, bekas darah masih tampak jelas terlihat. Kejadian tersebut pun sempat menggegerkan warga. 

Sementara itu, hingga saat ini pihak kepolisian belum memberikan keterangan resminya.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

TEKNO
AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

Kamis, 14 Mei 2026 | 10:06

Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.

WISATA
Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Selasa, 12 Mei 2026 | 15:52

Kawasan Pondok Ranji, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini punya ikon baru. Alun-alun Pondok Ranji bertransformasi menjadi ruang publik yang modern, inklusif, dan ramah keluarga.

KAB. TANGERANG
Banyak Warga Nikah Siri, 1.000 Pasangan di Kabupaten Tangerang Ditarget Ikut Isbat Nikah

Banyak Warga Nikah Siri, 1.000 Pasangan di Kabupaten Tangerang Ditarget Ikut Isbat Nikah

Kamis, 14 Mei 2026 | 17:51

Fenomena pernikahan siri atau pernikahan yang belum tercatat secara negara masih banyak ditemukan di tengah masyarakat Kabupaten Tangerang, terutama pasangan lanjut usia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill