Pemuda di Kosambi Ditangkap Edarkan 1.918 Obat Keras Ilegal
Kamis, 6 Agustus 2026 | 13:42
1.918 butir obat keras jenis Tramadol dan Hexymer dalam operasi yang dilakukan di wilayah Kosambi, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Seorang pensiunan polisi ditemukan tewas Asrama Polri Pasar Baru, Jalan KS Tubun, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Senin 10 Juni 2024.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul pukul 11.00 WIB itu menghebohkan para warga sekitar. Sebab saat ditemukan, purnawirawan Polri itu sudah dalam keadaan sudah membusuk.
Korban ditemukan di dalam kamar mandi, untuk motifnya belum di ketahui apa penyebabnya kematian seorang anggota polisi tersebut.
Anang, anak korban mengatakan, sebelum ditemukan tewas, ia sempat menelpon ayahnya sejak Jumat 7 Juni 2024. Namun sampai hari ini tidak ada jawaban. Akhirnya ia pun mendatangi ke asrama ayahnya tersebut.
"Dari hari Jumat saya telepon tidak aktif, tadi saya habis nganter anak sekolah terus mampir ke rumah ayah. Sampai depan ruangan ada bau tak sedap," katanya di lokasi.
Selanjutnya, Anang memanggil tetangga lain untuk mendobrak pintu asrama, hingga menemukan ayahnya sudah tidak bernyawa di dalam kamar mandi.
"Ditemukan di kamar mandi, penyebab meninggal belum diketahui," ujarnya.
Lalu, korban langsung dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk dilakukan visum guna penyelidikan lebih lanjut.
1.918 butir obat keras jenis Tramadol dan Hexymer dalam operasi yang dilakukan di wilayah Kosambi, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGPemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memperkuat langkah-langkah mitigasi dan kesiapsiagaan guna menghadapi musim kemarau yang diprediksi masih akan berlangsung hingga September 2026 mendatang.
Suzuki XL7 terbaru menjadi salah satu mobil yang paling banyak menarik perhatian pengunjung selama ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews