Belum Ada Temuan Kasus Superflu di Kota Tangerang, Ini Bedanya dengan Flu Biasa
Selasa, 13 Januari 2026 | 11:18
Hingga pertengahan Januari 2026 belum ditemukan kasus virus superflu di wilayah Kota Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Tim SAR gabungan akhirnya menemukan remaja yang tenggelam usai lompat ke Sungai Cisadane, Kota Tangerang, diduga karena dikeroyok gangster, pada Senin 27 Mei 2024 sore.
Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dengan kondisi terapung dan tersangkut rumput, pada radius kurang lebih 8 Km dari lokasi kejadian, di Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, sekitar pukul 15.45 WIB.
“Jasad korban akhirnya ditemukan tim SAR gabungan pada sore ini, kemudian kami lakukan evakuasi menuju rumah duka. Untuk proses selanjutnya, kami serahkan kepada pihak keluarga," ujar Faber Sinaga, Komandan Tim Basarnas.
Korban ditemukan setelah petugas mendapatkan informasi dari masyarakat yang melihat kondisi jasadnya terapung di aliran Sungai Cisadane, sekitar eretan Teluknaga.
Diketahui sebelumnya, seorang pemuda yang diketahui bernama Diki Permana, 18, tenggelam pada Minggu, 26 Mei 2024, sekitar pukul 04.00 WIB.
Diduga korban akibat panik setelah dikejar kelompok gangster, kemudian menceburkan dirinya ke aliran Sungai Cisadane, dekat Pintu Air Sepuluh, Kota Tangerang.
Hingga pertengahan Januari 2026 belum ditemukan kasus virus superflu di wilayah Kota Tangerang.
TODAY TAGKawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.
Kemiskinan tidak pernah benar-benar netral. Ia punya wajah, dan sering kali wajah itu adalah perempuan. Ketika kemiskinan terjadi, perempuan biasanya menjadi pihak yang paling dulu mengalah, paling lama bertahan, dan paling sedikit didengar.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews