Connect With Us

Dwi Disekap & Terjatuh dari Lantai Dua di Perumahan Banjar Wijaya

| Sabtu, 18 Juni 2011 | 15:24

Dwi Ning Hariyanti (tangerangnews / dira)

TANGERANG-Seorang warnita bernama Dwi Ning Haryanti,32, disekap oleh dua orang laki-laki dan satu orang perempuan sejak Kamis (16/06/2011) di perumahan elit, Banjar Wijaya, Cipondoh, Kota Tangerang.  

Dwi baru bisa bebas, pada Sabtu (18/06/2011) sekitar pukul 03.00 WIB dini hari tadi, setelah adik Dwi , Heni Lustriana (28) warga Tangerang sempat dihubungi Dwi pada Jumat (17/06/2011) sekitar 11.00 WIB. “Saya dihubungi kakak saya, dia bilang kalau dirinya sedang disekap di sebuah rumah yang ada di Banjar Wijaya,” kata Heni.

Heni kemudian mencari tahu, keberadaan Dwi dengan sebelumnya telah melapor terlebih dulu ke Polda Metro Jaya. Sesampai di Polda sekitar pukul 20.00 WIB melapor. “Tetapi kami baru bisa ke TKP sekitar pukul 03.00 Sabtu (18/06/2011).

Sesampai di TKP, Heni tidak turun dari taksi, dirinya hanya melihat dari depan rumah si pemilik yang menyekap Dwi. “Saya melihat ada dua orang laki-laki yang dibawa petugas Polisi dan satu orang wanita. Mereka yang menyekap kakak saya. Kakak saya dari lantai 2 diturunkan oleh ketiganya,” ujar Heni.

Menurut pengakuan Dwi kepada Heni, dirinya sempat melompat dari lantai dua rumah tersebut. “Dia bermaksu untuk lari menyelamatkan diri. Namun, terjatuh dan menderita patah tulang pada pinggangnya. Meski patah, Dwi masih bertahan, dan mendatangi salah satu tetangga di sekitar perumahan itu. Dia lalu meminjam telepon salah seorang pembantu untuk menghubungi saya,” ujar Heni.

Namun, setelah menghubungi Heni. Majikan pembantu tersebut melaporkan adanya seorang ibu yang datang ke rumahnya ke Satpam perumahan. “Dikira buronan. Kakak saya lalu dibawa lagi ke rumah yang menyekap kakak saya itu,” ujar Heni.

Baru setelah itu lah petugas Polisi datang ke rumah yang menyekap Dwi dan membawanya ke RS Usada Insani di Cipondoh , Kota Tangerang. Saat ini, Dwi dirawat di Pavilium Bunga Lantai 2.

Dwi adalah ibu rumah tangga yang memiliki dua anak, yakni Aji 3 tahun dan Nadin dua tahun. Sebelum disekap dia sedang berkunjung ke rumah saudaranya di Slipi, Jakarta Barat. Kemudian dia bertemu dengan pelaku yang membawanya ke Perumahan Banjar Wijaya pada Kamis (16/06). (DRA)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill