Connect With Us

Apindo Kota Tangerang Gelar Muskot VII, Bahas Pemilihan Ketua Baru dan Proker

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 31 Juli 2024 | 17:40

Pembukaan Muskon VII DPK Apindo Kota Tangerang di Hotel Golden Tulip Essential Tangerang , Rabu 31 Juli 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Tangerang mengelar musyawarah kota (Muskot) VII, untuk pemilihan ketua baru yang habis masa jabatannya pada periode 2019-2024.

Dalam agenda tersebut juga membahas program kerja (proker) menjelang rencana pembahasan UMK 2025.

"Muskot ini untuk pemilihan ketua baru, juga bahas proker salah satunya persiapan pembahasan UMK di bulan Oktober 2024," kata Ismail, Ketua DPK Apindo Kota Tangerang saat pembukaan Muskot VII di Hotel Golden Tulip Essential Tangerang, Rabu 31 Juli 2024.

Menurut Ismail kesejahteran karyawan harus diupayakan oleh pengusaha, meskipun saat ini kondisi dunia usaha tengah berat lantaran penjualannya kurang maksimal.

"Tahun ini daya beli masyarakatnya menurun, jadi masyarakat yang biasa beli sesuatu sekarang menahan diri, lebih baik untuk kebutuhan pokok. Itu berdampak ke industri," terangnya.

Ismail menyebut industri di Kota Tangerang belum sepenuhnya pulih semenjak pandemi covid. Apalagi ditambah adanya kenaikan UMK setiap tahun.

Karena itu, ada sebagian perusahaan yang melakukan rasionalisasi, pengurangan karyawan hingga pindah ke luar daerah seperti ke Jawa Tengah untuk efesiensi.

"Sekarang perusahaan untuk bertahan saja sudah bersyukur, karena banyak yang menurun. Jumlah pabrik yang pindah sejak covid sampai saat ini belum pasti, tapi kemungkinan mencapai puluhan. Kenaikan UMK salah satu faktor, karena daerah lain lebih murah, terutama industri padat karya," jelasnya.

Meski demikian, Ismail menilai Kota Tangerang masih menjadi salah satu daerah yang menarik untuk investasi. "Banten masih luas, daerah kita investasi masih menarik, walau bersaing dengan daerah lain," ujarnya.

Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang Nurdin yang membuka membuka Muskot mengapresiasi para pengusaha yang tergabung dalam Apindo, yang telah berinvestasi dan membangun bisnis di Kota Tangerang.

"Tentunya kemajuan pembangunan dan perekonomian di Kota Tangerang ini, tidak bisa terlepas dari peran pengusaha karena tanpa dukungan investasi dari para pengusaha, pertumbuhan ekonomi tentunya akan mengalami kemandegan juga," tuturnya.

Untuk itu, agar pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di Kota Tangerang dapat terus berlanjut, Nurdin, mengajak seluruh pihak, termasuk para pelaku usaha dari Apindo untuk terus bersinergi dan berkolaborasi menjaga kondusivitas iklim usaha di Kota Tangerang.

PROPERTI
Sinar Mas Land Rilis Royal Key, Tawarkan Properti Premium Mulai Rp1,1 Miliar dan Diskon hingga 26%

Sinar Mas Land Rilis Royal Key, Tawarkan Properti Premium Mulai Rp1,1 Miliar dan Diskon hingga 26%

Kamis, 22 Januari 2026 | 19:04

Sinar Mas Land secara resmi membuka gerbang kepemilikan properti tahun 2026 melalui peluncuran program nasional bertajuk Royal Key.

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

WISATA
Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Selasa, 20 Januari 2026 | 19:51

Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill