Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com – Dinas Pendidikan Kota Tangerang menggelar lomba mewarnai, menari, dan puzzle yang diikuti oleh 1.200 anak PAUD dan TK se-Kota Tangerang.
Acara yang diikuti 1.200 anak di Mal Metropolis, Kota Tangerang, Senin 12 Agustus 2024 ini dihadiri langsung PJ Wali Kota Tangerang Nurdin, Kepala Dinas Pendidikan Jamaludin, Bunda PAUD Kota Tangerang Juraidiati Nurdin, Kepala Bidang Pembinaan Paud dan Pendidikan Non-formal Dwiana Nugraha.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaludin mengungkapkan, lomba ini digelar sebagai ajang untuk menstimulus kreativitas anak.
"Anak-anak perlu wadah untuk berkreasi agar termotivasi untuk terus belajar," ujar Jamaludin yang ditemui usai acara.

Selain itu, acara ini juga sebagai upaya Dinas Pendidikan untuk membatasi penggunaan gadget pada anak-anak.
Menurutnya, terlalu sering bermain handphone dapat berdampak buruk bagi tumbuh kembang anak.
Dinas Pendidikan juga berencana mengeluarkan surat edaran kepada orangtua untuk membatasi penggunaan gadget pada anak.
"Nanti kita siapkan surat edarannya agar anak-anak punya batasan bermain handphone," sebutnya.
Selain itu, ia juga meminta para orangtua untuk memerhatikan pola makan anak dengan memberikan menu bergizi. Program uji coba makan bergizi gratis yang tengah berlangsung selama tiga bulan ini, kata Jamaludin, sebagai langkah awal untuk membiasakan anak makan menu bergizi dan sehat.
"Semoga ke depan ini menjadi kebiasaan anak makan dengan menu bergizi. Kita harapkan tumbuh kembang anak lebih optimal lagi dengan pola asuh dan didukung gizi yang baik," paparnya.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGSekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Aksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bersama sektor industri terus berupaya menekan angka pengangguran terbuka melalui pengembangan pendidikan vokasi dan penguatan kompetensi tenaga kerja.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews